Posted in Family, Humor, KyuGi Series, Romance

[Series of KyuGi’s Story] Mwoya? oemma? appa?

Author : Itha Paksi-@ithapaksi

Cast : Kyuhyun, Han Min Gi, Han Taemin, Song Ji Eun, Krystal, Minho, Onew

Genre : Romance, Comedy, Family

Rate : PG 15

Sekali lagi KyuGi nongol! Jeng jreng jeeng jeng *pasang lagu superman* haloo haloo series kyugi balik! Cukup lama juga buat publish ff ini soalnya gapernah ada waktu, akuhnya terlalu asik bikin ff. Story Kali ini bakal bikin si Kyugi kalang kabut dengan panggilan baru yang mereka dapat dari orang lain hihihi let’s  read and enjoy ^^

*****

 

“Taeminie kajja!!”

“eodiga noona?” tanya taemin tanpa memandangku, dia hanya fokus untuk menekan kedua ibu jarinya ditombol PSP sudah seperti kyuhyun saja melihat tingkahnya ini! Apa dia terserang virus kyuhyun?

“antar aku ke mini market sebentar untuk belanja keperluan bulanan”

“shireo aku sedang tanggung, sebentar lagi aku akan mencapai level 19” jawabnya yang masih duduk manis di sofa

“ya! Sejak kapan kau berani membantah perintah noonamu hah?” kulangkahkan kakiku untuk mendekatinya dan langsung kuambil PSP yang sudah tertempel manis dikedua tangannya

“noona kau mengganggu saja, kenapa tidak minta diantarkan kyuhyun hyung saja” ia mengacak rambutnya menandakan bahwa ia sedang frustasi karena barang berharganya kurebut

“namdongsang itu harus mendengar semua omongan noonanya dan harus membantu juga jika noonanya meminta pertolongan itu baru namdongsaeng yang baik araji!” kataku mencoba bersikap lembut sambil terus berkacak pinggang dihadapannya

“ne noona kodok ku kajja” jawabnya manis yang kemudian beranjak mengambil kunci motor dikamarnya

“ya! Darimana kau belajar memanggil noonamu kodok hah?”

“dari kyuhyun hyung kekke~” teriaknya dan aku hanya bisa memandangi punggungnya yang mulai menjauh dari penglihatanku, aigoo kenapa dia jadi evil begini sih jinjja Han Taemin awas kau!

Aish kenapa Taemin jadi berani seperti itu kepadaku, biasanya dia selalu lembut dan menurut denganku. Kurasa karena dia sering bergaul dengan kyuhyun makanya dia jadi meniru perbuatan kyuhyun kepadaku, tapi kyuhyun tidak pernah mengajarkan taemin untuk bersikap menyebalkan seperti itu kepadaku kurasa karena sifat remajanya itu yang membuat taemin meniru tingkah laku seseorang yang dianggapnya sebagai panutan. Karena disaat usia remaja, seseorang rentan untuk tergoda ataupun mencoba hal-hal baru yang ada disekitarnya jadi bukan hanya balita saja yang bisa meniru perbuatan orang dewasa disekitarnya. Kalian pasti mengira aku sok tau ya? Aku tidak sok tau kok aku ini kan calon guru jadi aku mempelajari tentang psikologi juga dikampus, karena sebagai seorang guru kita harus memahami psikologi atau karakter seorang murid bukan. Fyuh! Taemin benar-benar meniru semua perbuatan kyuhyun terhadapku tapi untungnya masih dalam batas wajar, apa taemin menganggap kyuhyun sebagai panutannya? Aishh jinjja aku tidak mau dia menjadi namdongsaeng evil cukup namjachinguku saja yang seperti itu. Kumohon tuhan jangan biarkan taemin seperti kyuhyun.

“noona-ya ppali kenapa kau malah bengong sih” ucapan taemin membuyarkan semua pemikiranku tentangnya, ah sejak kapan motornya sudah keluar dari garasi aku tidak mendengar suara motornya

“ah ne kajja” kataku seraya menghampirinya dan bergegas menuju minimarket

*****

“kyuhyun-ah mulai sekarang jangan menunjukan sikap burukmu terhadapku didepan taemin” seruku ditengah-tengah suasana makan kami dikantin

“mwo? Apa maksudmu? Memang sejak kapan aku bersikap buruk kepadamu” dia malah bertanya bukannya menjawab ucapanku dengan benar, dan sekarang dia malah asyik memainkan sedotan di gelas yang berisi orange jus miliknya

“ya! kau ini kan sering menolak jika aku meminta bantuan, belum lagi kau suka sekali berteriak ditelingaku atau kau juga sering memanggilku kodok dihadapan taemin”

“eiii aku menolak juga hanya karena aku sedang bermain game dengan taemin tapi jika aku sedang tidak berkutat dengan game aku selalu menuruti kemauanmu lagipula kalo masalah  panggilan kodok itu kan panggilan sayangku padamu” celotehnya tenang dan berhasil membuat pipiku memerah seperti tomat karena ucapan terakhirnya

“fyuh! Iya aku mengerti tapi kau tau tidak, semua tingkah lakumu sekarang menurun keadikku. Dia jadi berani membantah perintahku bahkan berani memanggilku ‘noona kodok’” aish jinjja aku jadi kesal sendiri jika harus mengingat semua kelakuan taemin kemarin

“jinjjayo? Aigoo daebak!” serunya yang langsung menghentikan aktivitasnya memainkan sedotan dan sontak memandangiku dengan tawa khasnya

“pletak!! Yak! Apanya yang daebak huh” satu jitakan dariku berhasil mendarat dikepalanya, rasakan itu cho kyuhyun dasar evil

“auu appo Min Gi-ya” ringisnya seraya mengelus kepalanya yang sudah kujadikan lahan untuk mengeluarkan emosiku

“kubalas kau kodok” celetuknya yang bangkit dari kursi lalu memajukan badannya berusaha menarik lenganku yang sedang duduk dihadapannya, mungkin ia kesusahan menggapai tubuhku karena terhalang oleh meja dihadapan kami tapi apa ini? dia malah menarik lenganku kearahnya

“ya! mau apa kau..’Cuppp’ ” seketika tubuhku berhenti memberontak karena ulahnya tadi, kukira ia akan menjitakku balik tapi ternyata dia malah mencium pipiku aish namja setan ini tidak tau tempat sekali sih

“ya! apa yang kau lakukan ini tempat umum kyu” untung saja kantin sudah mulai sepi karena ini sudah jam 4 sore dan sedang tidak banyak mahasiswa berlalu lalang dikantin

“biar saja itu hukuman untukmu yoeja kodok” dan sekarang ia hanya memehrong(?) kearahku aissh childish sekali namja ini

“Min Gi-ya?” tanyanya

“emm”

“ah aniya” dia kembali memainkan sedotan dan menunduk melihat serius kearah gelasnya, aneh sekali  namja ini

“eii dasar!”

*****

Keesokan harinya kelas kami mendapat tugas untuk melakukan penelitian dan terjun langsung kesekolah-sekolah tentang cara mengajar dan bagaimana suasana belajar mengajar. Kebetulan sekali kami mendapat giliran untuk  meneliti di Parang junior high school, lumayan juga kami mendapat jatah anak SMP setidaknya bukan anak SD  atau anak TK, bisa repot nantinya melihat tingkah laku anak-anak yang masih susah diatur.

“untung sekali kelompok kita mendapat jatah meneliti anak SMP kekkekke~” celotehku ditengah-tengah penelitian kami  memperhatikan seorang guru yang tengah mengajar dan murid-murid yang tengah memperhatikan

“maksudmu?” Ji Eun menimpal dan tidak mengerti maksud dari kata-kataku, aigo  sahabatku yang satu ini memang sedikit lemot dalam hal menangkap maksud seseorang

“maksudku, kita bisa sedikit rileks setidaknya anak-anak SMP masih bisa diatur dibandingkan anak TK  atau SD”

“ya! bagaimana bisa calon guru berbicara seperti itu hah, Min Gi-ya listen seorang guru itu tidak boleh memilih-milih mana yang akan ia  ajarkan mau  itu anak TK,  SD, atau balita sekalipun kau harus bisa mengajarnya dengan benar dan sungguh-sungguh lagipula belum tentu anak SMP tidak susah diatur bisa saja kenakalan anak SMP melebihi anak-anak SD atau TK kau tau kan tingkah laku praremaja yang serba labil” wah tumben  sekali ia menceramahiku dengan kata-kata yang bijak, sungguh calon guru yang hebat sahabatku ini

“omoo Song Ji Eun sejak kapan kau jadi bijak seperti ini? Aigo aku benar-benar syok mendengar ucapanmu barusan, well bagaimanapun semua ucapanmu memang benar sebagai guru kita tidak boleh memilah milih murid yang akan kita ajar seorang guru itu mengajarkan seorang anak dari  yang tidak bisa menjadi bisa karena pada dasarnya seorang anak itu tidak ada yang bodoh benar kan?” ucapku panjang lebar seraya memukuli kepalaku pelan ‘baboya Min Gi’ umpatku dalam hati

“that’s right! Dan ingat  seorang guru itu  harus memiliki sifat layaknya  seorang pendidik yang mengajar demi mencerdaskan murid bukan demi materi semata, bukankah ada kepuasan sendiri jika kita bisa melihat murid yang kita ajar menjadi seorang yang pintar dan berguna”

“majja! Uwahh  song Ji Eun kata-katamu daebak” seruku memasang dua jempul kearahnya kekke~ kapan lagi seorang Ji Eun bebicara  seperti itu  benar-benar ucapan yang  langka yang keluar dari  mulutnya hihii

“kekke~ Song Ji Eun memang daebak kau baru sadar ya! sudah jangan banyak mengobrol catat  semua  hal-hal penting yang dilakukan guru dan murid-murid itu”

“okay!” kataku mantap dan mencatat semua penelitian ini

Setelah selesai melakukan penelitian kami berpamitan kepada pihak sekolah yang telah memberikan kami izin untuk meneliti disekolah ini seharian, rasanya pegal sekali tanganku bagaimana tidak? Karena dartadi tugasku mencatat huh. Oh iya seharian ini aku tidak membalas sms dari kyuhyun bahkan teleponnya pun selalu ku reject karena seharian ini aku benar-benar sibuk jadi mau tidak mau aku mengabaikan kyuhyun sebentar. Ah lebih baik kutelepon saja daripada ia mengamuk nantinya.

-On The Phone-

                “yeobseyo” kataku menyapa kyuhyun diseberang sana

“hmm..” aigo lihat sepertinya dia mulai ngambek terdengar jelas dari suaranya saat menerima teleponku

“kyuhyun-ah sedang apa?”

“main  game” singkat sekali dia menjawab pertanyaanku

“mmm..sudah makan?”

“belom”

“ya! wae geure? Ngambek? Hah?”

“pikir saja sendiri”

“omo lihat sekarang namja setanku sedang dalam mood yang buruk sepertinya” godaku

“kemana saja kau seharian hah? Semua smsku tak ada yang dibalas bahkan teleponku kau abaikan”

“mian kyuhyun-ah aku benar-benar sibuk tadi, kau mau kan memaafkanku?” ucapku sedikit mengeluarkan nada-nada aegyo, biasanya kyuhyun selalu luluh jika kugunakan jurus itu

“mmm  aku akan memaafkanmu jika kau kerumahku sekarang!”

“mwo!  Ya! kyuhyun-ah aku baru selesai mengerjakan penelitian ini dan belum pulang sama sekali” seruku menolak tawarannya, bagaaimana bisa dia menyuruhku kerumahnya pulang saja belum sudah harus kerumah orang lain lagi huh

“tuh kan kau menolak tawaran namjachingumu sendiri, sudah sms dan telepon diabaikan sekarang malah menolak untuk kerumahku huh” aish kenapa aku jadi merasa bersalah seperti ini, kata-katanya terlihat seperti ia sangat kecewa padaku hmm lebih baik aku kerumahnya daripada moodnya bertambah parah lagipula ini baru jam 7 malam

“arraseo arraseo aku kerumahmu sekarang ne”

“jeongmal?” jawabnya dengan nada semangat

“ne, sudah ya aku tutup teleponnya annyeong”

“Annyeong sampai bertemu chagiya”

-On The Phone End-

Setelah berpisah dengan teman-temanku, langsung kulangkahkan kaki menuju toko kue untuk membelikan buah tangan untuk kelurga kyuhyun tidak enak kan pergi berkunjung kerumah namjachingu tapi dengan tangan kosong. Setelah membeli kue segera kuberanjak menuju halte bus. Pas sekali setelah sampai halte, bus yang kutunggu tiba baguslah jadi aku tidak perlu menunggu bus lama-lama. 30 menit kemudian aku sudah sampai dirumah kyuhyun, fyuh ada-ada saja namja itu menyuruhku kerumahnya malam-malam.

Ting tong (suara bel)

“annyeong eonni” sapaku ketika ahra eonni membukakan pintu

“ah annyeong Min Gi-ya. silakan masuk! wah ada angin apa ada tamu spesial datang kerumah kami?” godanya menyeringai dan menampilkan senyum khasnya, aish senyumnya mirip sekali dengan kyuhyun

“tak  ada angin apa-apa eonni hanya saja kyuhyun yang  menyuruhku kesini”

“jengmal? Aish bocah itu kenapa malah meyuruh yoejachingunya yang kerumah malam-malam seharusnya kan dia yang kerumahmu Min Gi-ya”

“aniyo eonni, gwenchana lagipula aku juga ingin berkunjung kesini rasanya sudah lama tidak melihat eonni, ahjussi dan ahjumma! Ige ada sedikit kue kuharap kalian menikmatinya” kataku tersenyum sambil menyodorkan kotak berisi kue-kue

“uwah gomawo Min Gi-ya repot-repot sekali membawakan kami ini”

“aniyo aku sama sekali tidak merasa direpotkan”

“mm tapi appa dan eomma sedang tidak ada, mereka ada ditaiwan mengurus sekolah baru disana. Kau langsung saja ya kekamar kyuhyun sepertinya dia sudah menunggumu, oh iya aku buatkan minuman dulu sebentar ya” katanya dan pergi menuju dapur

“ah begitu, hm baiklah aku keatas dulu eonni” ucapku seraya menaiki anak tangga menuju kamar kyuhyun, hm sedang apa ya dia sekarang. Sesampainya dikamar ia terlihat sedang fokus menatap laptop dimeja belajarnya, aish sepertinya dia sedang berselingkuh dengan game-gamenya sampai ketukan pintuku tidak terdengar olehnya

“annyeong” kulambaikan kelima jariku dan tersenyum kearahnya

“Min Gi-ya ternyata kau tidak bohong, kau benar-benar kesini” dia mem-pause game dan menuju kearahku, lihat sekarang ia tersenyum penuh kemenangan ketika aku menuruti permintaanya untuk kerumahnya huft benar-bennar namja ini

“sejak kapan aku bohong padamu?”

“kekke~ kau benar-benar belum pulang kerumah? Kau langsung kesini setelah dari  sekolah itu”

“ne, itu semua karena kau kyu”

“eii jeongmal? Hmm kau belum mandi ya?” dia mengelus dagunya, seolah-olah sedang menelitiku

“bagaimana aku mandi, pulang saja belum! Waeyo? Aku terlihat kusam ya?”

“majja! Igo, sana mandi bersihkan badanmu kau terlihat jelek sekarang” dia melempar handuknya kearahku, benar-benar tidak sopan sekali dia terlebih ucapan terakhir yang ia lontarkan benar-benar menyebalkan huh

“ya! banyak namja yang mengantri unntuk menjadi pacarku walaupun aku belum mandi huh” langsung kuberanjak menuju kamar mandi yang ada dikamarnya, kesal sekali dengan tingkah namjachinguku yang evil itu. Aku heran kenapa aku bisa jatuh cinta pada namja seperti dia?

“jeongmal? Hah?” serunya meledek, tidak kugubris ucapannya dan menutup keras pintu kamar mandinya

KYUHYUN POV

Gubraak!!

Aish kencang sekali ia menutup pintu, dasar yoeja kodok itu! Aku kembali fokus memainkan starcraftku. Ah  rasanya menyenangkan bisa  memainkan game sekaligus menggoda Min Gi kekke~ surga dunia sekali rasanya. Setelah kurang lebih 20 menit, pintu kamar mandiku terbuka, kulihat Min Gi sudah selesai mandi dan memakai pakaian yang tadi ia pakai. Ia  sedang mengelap  rambutnya yang basah dengan handuk, degg..kenapa ia jadi terlihat sexy. Aish hilangkan pikiran yadongmu itu Cho Kyuhyun.

“kau sudah selesai mandi” tanyaku tenang, padahal sekarang aku sedikit gugup karena melihatnya sedang melap rambutnya yang basah  itu

“hmm”

“kenapa kau pakai baju dikamar mandi? Memangnya tidak repot memakai baju disana”

“biarpun repot lebih baik memakai baju dikamar mandi, daripada aku harus berkeliaran dikamarmu memakai handuk” benar juga ucapannya, bisa-bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika  ia keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk

“igo, gomawo” ucapnya sambil mengembalikan handukku dan kemudian mengambil sisir yang ada diatas meja belajarku dan menyisir rambutnya yang panjang dan hitam itu, aish kenapa dia jadi terlihat sangat cantik jika sedang menyisir seperti itu. Rasanya aku benar-benar  sudah tersihir olehnya karena setiap melihat tingkahnya membuatku semakin menyukainya dan apapun yang ia lakukan selalu terlihat cantik dimataku. Entah kenapa rasanya ada dorongan dari tubuhku yang membuatku beranjak mendekat kearahnya. Ia terlihat terkejut ketika tanganku sudah menyentuh rambutnya dan membelai pipinya. Tanpa ba bi bu lagi aku langsung melumat bibir merahnya, aku benar-benar tergoda untuk menciumnya sekarang.

“mmph kyuh..yun emmph” dia mendesah dan menyebut namaku, suaranya terdengar segar ditelingaku. Kurasa nafsuku semakin memuncak karena ia terus mendesah ketika kulumat bibirnya. Kupegang tengkuknya dan ia memegang dada bidangku, kusapu bibir merahnya dengan lidahku dan kembali melumatnya lembut. Sesekali kugigit bibir bawahnya karena gemas dan ia membalas ciumanku dengan sedikit ganas “emmmph” dia kembali mendesah, lidahku sekarang sudah menerobos masuk kedalam mulutnya, lidahku benar-benar lincah memainkan  lidahnya. Kulumat lagi perlahan bibir atas dan bawahnya bergantian, ciuman kami benar-benar terasa manis dan lembut. Kuhisap dan kukecup pelan bibirnya, sepertinya ia sangat menimati seranganku itu terlihat dari caranya yang juga melumat bibirku lembut membalas ciumanku

Ttokk..took tok..

Terdengar suara ketukan pintu, aish siapa sih yang mengganggu kami tidak tau apa kalo kami sedang sibuk huh. Mi Gi pun melepas ciuman kami, lihat sekarang kami harus menghentikan olahraga bibir kami issh padahal aku belum puas menikmati bibirnya.

“Kyu buka pintunya” katanya pelan dan terlihat malu-malu kekke~ lucu sekali tampangnya itu

“hmm ye” kubuka pintu kamarku, dan bingo ternyata ahra noona yang mengganggu kami, seharusnya aku sudah tau itu dasar mengganggu saja dia

“mwo?” kataku sedikit berteriak kearahnya

“aigo kenapa kau malah membentakku hah, dasar namdongsaeng kurang ajar” dia mendaratkan jitakannya tepat dikepalaku, aish hobi sekali sih di membulli adiknya sendiri

“ah noona appo”

“rasakan itu huh! Min Gi-ya aku sudah membuatkan minuman untukmu sekalian aku juga sudah menyiapkan makan malam, kau ikut makan bersama kami ya”

“gomawo eonni, ne baiklah” Min Gi langsung meninggalkan kamarku bersama ahra noona, dasar noona bisanya membuat Min Gi ku kabur dari pelukanku saja

“kau tidak makan kyu?” Min Gi berbalik dan mengajakku makan, untung aku masih punya yoejachingu yang perhatian seperti dirinya

“ah ye, kyu kajja kita makan bersama” timpal  ahra noona

“ne” ucapku yang masih mengusap puncak kepalaku yang masih terasa cenat-cenut (-__-) karena jitakan noona tadi

KYUHYUN POV End

*****

                “oemma kumohon boleh ya? ya? ya?” pinta taemin memasang wajah aegyo kepada oemma, ada apa sih dia pagi-pagi begini sudah merengek seperti bocah saja

“andwe! Lagipula kenapa harus kekolam yang letaknya jauh dari rumah, memangnya tidak ada kolam renang didekat rumah kita hah?”

“aish oemma caribbean bay itu kolamnya keren dan super besar disana banyak wahana airnya oemma” ia masih saja merengek sambil sesekali meminum susu cokelat nya

“ada apa sih? Pagi-pagi sudah berisik” kataku yang baru bangun tidur, mengambil gelas dan menuangkan air

“noona, kau tau berapa umurku? Dan aku kelas berapa?” taemin bertanya penuh nafsu, kenapa sih bocah ini pagi-pagi sudah bertanya hal-hal aneh

“mmm 17 tahun kelas 1 SMA” kataku yang kembali meneguk air mineralku

“majja! Keurom aku ini sudah dewasa masa oemma tidak mengijinkanku untuk pergi ke caribbean bay”

“andwe taeminie, lagipula kolam itu  letaknya cukup jauh dari rumah. Oemma hanya takut kau kenapa-kenapa dijalan, kecuali?”

“kecuali apa oemma?”

“kau pergi diantar oleh noona mu!”

“mwo?” teriakku dan taemin berbarengan, hei bagaimana bisa aku menjadi baby sitternya. Ini hari minggu dan aku tidak mau menghabiskan waktu liburku dengan pergi bersama remaja manja ini

“andwe oemma!  Lagipula kenapa harus aku” kataku menolak

“oemma aku pergi tidak sendiri, ada Min Ho, Onew dan Krystal” ucapnya menegaskan kepada oemma

“yasudah jika kau tidak mau!” oemma pergi meninggalkan dapur menuju  ruang Tv, dan taemin malah mengacak-ngacak rambutnya sendiri sepertinya ia benar-benar kesal

“noona temani aku pergi” serunya menatap mataku, aish ada apa dengan bocah ini kenapa rasanya aku jadi kasihan melihatnya seperti ini

“mwo? Andwe!”

“noona-ya please” jujur saja aku benar-benar luluh jika ia sudah memasang puppy eyes andalannya itu,  mau tidak mau sepertinya aku harus menerima ajakannya itu

“huft ne taeminie” ucapku seraya menghela nafas, meneriman tawarannya

“bagus, oemma oemma baiklah aku mau ditemani noona jadi aku boleh pergi ne?” teriaknya pada oemma dan beranjak menuju ruang tv, aish lebih baik aku minta temani kyuhyun juga lagipula aku tidak mau terjebak sendiri bersama para remaja-remaja itu. Aku kembali kekamarku dan menelpon kyuhyun agar mau menemaniku

*****

Kyuhyun mau juga menemaniku pergi padahal kukira dia akan menolak ajakanku, dia juga membawa mobil katanya agar kami tidak pelu repot-repot naik turun bus, Benar juga usulnya. Tapi hari ini ia terlihat lebih tampan dari biasanya walaupun harus kuakui ia memang tampan dan selalu berpenamilan keren. Ia memakai celana jins panjang, kaus putih polos V neck dan memakai kaca mata hitam sebenarnya pakaiannya sangat simple tapi tetap saja namja setanku ini terlihat sangat tampan. Sesampainya kami disana, taemin dan teman-temannya sudah berlari keluar mobil sepertinya mereka sudah tidak  sabar  menikmati wahana air ini.

“noona! Hyung! ppali” serunya melambaikan tangan menyuruh kami untuk segera mengikutinya masuk kedalam

“ne” koor ku dan menuju kearahnya bersama kyuhyun

Setelah masuk, kami langsung pergi keruang ganti untuk berganti pakaian tentunya. Setelah selesai kami menuju kolam ombak, lihat betapa bersemangatnya taemin dan teman-temannya itu

“hyung kajja, kau juga harus mencobanya” celoteh taemin dan menarik kyuhyun masuk kedalam kolam itu, merekapun bermain air bersama sedangkan aku hanya melihat mereka dari kursi santai ini. Aku sedang malas berenang jadi aku hanya memantau mereka dari jauh saja, sedang asik-asiknya melihat mereka dari kejauhan tiba-tiba krystal datang menarik lenganku dan memaksaku masuk kedalam kolam

“oenni kajja, kan tidak asik hanya melihat kami bermain saja” ucapnya yang masih asik menarik lenganku, dan akupun malah mengikuti kemauannya untuk bergabung bersama yang lainnya. Fyuh padahal aku sedang malas

“ne”

“hyung tangkap” seru Min Ho sambil melempar bola ke arah kyuhyun, sekarang mereka malah asik bermain lempar bola didalam kolam

“ne, kemari akan kutangkap bola itu” kyuhyun terlihat bersemangat sekali menangkap bola itu

“kodok tangkap ini” katanya seraya melempar bola yang berhasil ia tangkap dan berhasil mengenai kepalaku, untung saja bola ini empuk coba jika ini bola sepak atau bola basket bisa-bisa benjol kepalaku ini

“kekke~ noona jangan melamun” Onew malah menrtawakanku

“eonni lempar kearahku sini, ya! taemin tangkap ini” kkulemperkan bola kearah krystal  dan ia menagkapnya dan kembali melempar bola itu kearah taemin

“hap! Hebat kan tangkapanku kekke~” celoteh taemin bangga, aigo  kenapa jadi seperti anak kecil tingkah mereka padahal mereka sudah kelas 1 SMA

Setelah puas bermain air kami kembali ketempat santai, kurasa mereka mulai lapar lebih baik kubelikan makanan saja untuk mereka.

“kalian tunggu disini ya, kyuhyun-ah kajja!” ajakku kepada kyuhyun dan menarik  tangannya

“eodiga nonna?”

”kami mau membeli makanan dulu, kalian pasti lapar kan?”

“wah noona pengertian sekali, ne kami memang sangat lapar, belikan makanan yang enak ya” ucap Min Ho memukul-mukul pelan perutnya hihi lucu sekali dia

“okay” kataku dan beranjak menuju tempat yang menjual makanan”

Ditengah perjalanan menuju tempat makan, aku mulai berpikir yang tidak-tidak. Rasanya seperti pergi berlibur bersama anak-anak dan suami saja. Ah lucu sekali rasanya.

“kyu lucu sekali ya, kenapa aku jadi berpikir  seperti sedang berjalan-jalan dengan suami dan anak-anakku” celotehku sambil tersenyum

“mwo? Eii kau sudah tidak sabar untuk memiliki anak dariku ya” dia malah menggodaku sambil memamerkan smirk khasnya itu, issh dia selalu membuatku malu saja dengan godaannya itu

“ya! kau ini, aku berpikir seperti itu karena aku seperti merasa jadi eomma nya taemin dan teman-temannya. Aku menjaga mereka, membelikannya makanan pokonya merasa seperti seorang eomma” kataku menjelaskan semua yang sedang kurasakan sekarang

“arraseo arraseo EOMMA!” pekik kyuhyun, menekankan pada kata ‘eomma’, lucu sekali mendengarnya memanggilku seperti itu

“mwo? Eomma? Boleh juga kekke~ ne APPA” balasku, dan kami hanya bisa tertawa menikmati panggilan itu

Sesampainya dikedai makanan cepat saji, aku langsung memesan 6 hotdog dan 6 milkshake. Lalu kami kembali ketempat taemin dan teman-temannya

“ige,  makanlah” kataku memberikan makanan dan minuman yang baru saja kami beli kepada ke empat remaja yang tengah kelaparan itu

“gomawo eomma” koor keempaat bocah itu

“mwoya?” kataku terkejut mendengar ocehan tadi, dan kulihat kyuhyun hanya melongo terkejut melihat kearahku

“waeyo eomma?” kata taemin memasang wajah innocentnya dan melahap hotdog nya itu

“appa gomawoyo” krystal menyesap milkshakenya dan tersenyum manis kearah kyuhyun

“mashita eomma” Min Ho mengacungkan jempolnya dan mengunyah hotdog. Omo ada apa dengan bocah-bocah ini kenapa jadi memanggil kami seperti itu

“appa oemma kenapa hotdognya tidak dimakan?” Onew kembali menimpal ucapan teman-temannya itu

“mwoya? Oemma? Appa?” ucap kyuhyun memasang wajah bingungnya

“ne, galiagan gegarang menggagi oegga gan agga seghayi gami *translate (ne, kalian sekarang menjadi oemma dan appa sehari kami)” pekik Min Ho dengan mulut penuh hotdog yang belum selesai ia kunyah, dan hanya dijawab anggukan oleh Taemin, krystal dan onew

“eii kenapa aku jadi aneh mendengarnya?” kyuhyun menggaruk tengkuknya yang kurasa tidak gatal dan mulai mengambil hotdog dari bungkusnya

“eomma manhi mokgo” celoteh taemin

“n…nne” akupun mengambil hotdog dan mulai memakannya, aish kenapa aku jadi gugup begini mendengar mereka memanggil aku dan kyuhyun oemma dan appa

Setelah selesai makan kami kembali kekolam melanjutkan aktivitas kami untuk berenang

“appa kau tunggu diujung sana aku akan berenang kearahmu sekalian melatih kemampuan berenangku”

“baiklah” taemin mulai berenang ke arah kyuhyun dan kyuhyun sudah ada jauh ditempat yang taemin minta

“eomma, kau juga ya! aku juga mau melatih kemampuanku” seru krystal

“n..ne” kataku gelagapan, aish kenapa aku jadi senyum-senyum sendiri seperti ini mendengar ocehan krystal

Setelah puas berenang, kami kembali keruang ganti untuk mandi dan berganti pakaian. Selesai berganti pakaian dan berdandan, aku dan krystal keluar dari ruang ganti itu dan kyuhyun beserta ketiga bocah namja itu sudah menunggu kami, dan bergegas menuju mobil untuk pulang.

“gomawo Min Gi oemma kyuhyun appa sudah mau menemani  kami berenang” celoteh krystal seraya tersenyum manis

“ne cheonma krystal-ah” kataku menimpali ucapan krystal

“appa lain kali kita jalan-jalan bersama lagi ya” sekarang Min Ho mulai bersikap aegyo kearah kyuhyun, imut sekali tampangnya tidak jauh imut dengan taemin

“ne appa mau ya..yaa!” pekik Onew

“okay, nanti kita akan ketempat yang tidak kalah seru dari caribbean bay” balas kyuhyun yang masih sibuk menyetir sambil memasang senyum menanggapi ocehan para remaja itu, omo senyumnya manis sekali dan bukan memasang senyum evilnya melainkan sekarang ia memasang senyum seperti malaikat aigo yeppo-ya

“yeaay” teriak keempat ABG itu, aish rasanya mobil kyuhyun jadi bising seperti pasar. Dan aku hanya tersenyum melihat tingkah mereka rasanya senang bisa membuat mereka tertawa dan tersenyum seperti itu

*****

                “kami pulaang” teriak taemin memasuki rumah sambil menenteng tas nya

“waah sudah pulang, bagaimana berenangnya taemin” kata oemma menyambut kami

“menyenangkan sekali oemma, kami ditraktir oleh kyuhyun hyung benarkan oemma appa” taemin mengedipkan sebelah matanya menggoda kami, aish bocah ini benar-benar membuatku blushing didepan oemma

“mwo oemma? Appa?” penasaran oemma dan melihat kearahku dan kyuhyun bergantian

“aniyo oemma taemin hanya bercanda, ne kami menikmati berenang kami” kataku memasang wajah senormal mungkin

Flashback

KRYSTAL POV

Aku jadi ingin buang air kecil lebih baik aku ke toilet  saja mumpung Min Gi eonni dan Kyuhyun oppa membeli makanan, eh itu mereka. Aigo lambat sekali jalan mereka lebih baik kukagetkan mereka dari belakang

“kyu lucu sekali ya, kenapa aku jadi berpikir  seperti sedang berjalan-jalan dengan suami dan anak-anakku” celoteh Min Gi eonni yang bepegangan tangan dengan kyuhyun oppa, omo mesra sekali rasanya aku jadi ingin punya namjachingu

“mwo? Eii kau sudah tidak sabar untuk memiliki anak dariku ya” kyuhyun oppa terlihat terkejut mendengar ucapan eonni

“ya! kau ini, aku berpikir seperti itu karena aku seperti merasa jadi eomma nya taemin dan teman-temannya. Aku menjaga mereka, membelikannya makanan pokonya merasa seperti seorang eomma”

“arraseo arraseo EOMMA!” pekik kyuhyun oppa, kekke~ lucu sekali mereka

“mwo? Eomma? Boleh juga kekke~ ne APPA” balas Min Gi eonni, hihhi neomu kyeopta mereka berdua

Aha aku punya ide, lebih baik kubuat mereka merasakan menjadi eomma dan appa saja. Akan kuberitahu yang lainnya untuk menyetujui ideku. Setelah itu aku menuju toilet dan kembali ketempat kami beristirahat dan menceritakan semua yang telah kudengar dari Min Gi eonni dan kyuhyun oppa yang memanggil oemma appa satu sama lain

“otte?” kataku meminta persetujuan taemin, Min Ho dan Onew

“lucu juga” kata Min Ho

“boleh juga, ayo kita laksanakan rencana ini” seru taemin menyetujui ideku dan onew pun ikut mengangguk pertanda menyetujui ide cemerlangku juga

KRYSTAL POV End

*****

                “aku merasa lucu dipanggil seperti itu oleh mereka” kataku memberikan secangkir teh kepada kyuhyun yang sekarang ada dibalkon rumahku

“mereka itu ada-ada saja, aku juga jadi aneh sendiri mendengarnya”

“mwo? Aneh? Kau tidak suka dipanggil appa?” kataku sedikit menaikan oktaf dinada bicaraku

“bukannya begitu hanya saja panggilan itu terasa asing ditelingaku, hmm tunggulah beberapa tahun lagi setelah kita lulus kuliah dan aku sudah mempunyai pekerjaan aku pasti akan langsung mempersuntingmu dan akan mempunyai aegi darimu yang kelak akan memanggilku appa dan memanggilmu oemma” aku menatap wajah kyuhyun, bisa juga ia berbicara manis seperti itu. Aku jadi tidak sabar melihat ekspresinya ketika kami sudah mempunyai aegi dan kami akan dipanggil eomma dan appa nantinya

“pasti akan sangat menyenangkan” kataku seraya tersenyum

“aigo kodokku kenapa wajahmu jadi memerah seperti itu” aish baru sebentar ia membuatku melayang dengan kata-kata manisnya sekarang ia sudah membuatku jatuh lagi karena ledekannya

“ya! menyebalkan  sekali kau ini” aku menutup wajah dengan kedua tanganku karena malu

“kenapa menutup wajahmu, lepas! Nanti cantikmu hilang” pekiknya memegang kedua tanganku yang menutup wajahku, dan aku hanya menurut saja seolah-olah luluh dengan sikapnya. Sekarang ia memegang daguku dan melihat intens kekedua mataku, dan ‘Cuuup’ mencium bibirku singkat. Aigo pintar sekali ia membuat wajahku bertambaah merah karena malu

“ya! cho kyuhyun berhenti menggodaku”

“omo omo lihat wajahmu kekke~ seperti kepiting rebus, taeminie lihat kodok ini wajahnya lucu sekali” godanya sambil berteriak

“ya! sudah kubilang jangan memanggilku kodok dihadapan taemin, aish jinja!”

END

Advertisements

Author:

Ordinary girl who loves Super Junior and Ice Cream ♥

28 thoughts on “[Series of KyuGi’s Story] Mwoya? oemma? appa?

  1. Haha kodoookk.. kodookk.. XD
    Kenapa harus kodok? Ga tweety? Mami hello kitty atau yg laennya? XD
    Aku sukaa ama ff inii
    Keep writing eonnii ^-^

  2. Kyu appa? N MinGi eomma?
    Boleh2,, kkk
    Lucu ai, klo punya anak Onew, MinHo, TaeMin n Krystal,, aaa,,, serasa gmn gituu,, kkk

  3. keren bnget critanya Hehhe
    Appa Kyu, Min gi Eomma kkkk
    Couple kocak bnget dah trutama si Kyu yg srng goda min gi

  4. Kyaa lucu banget, sweet udah eomma, appaan hiks hiks jadi envy Lol. Aku kira min gi bakal punya aegi huft emang dasar otak yadong kkkk makasih kak ceritanya 😀

  5. cie cie cie ….. hahahahahahaha
    eomma min gi dan appa kyuhyun
    kekekekeke cocok cocok
    cepetan menikah aja kalo begitu
    ihhhh nich couple selalu bikin melted melulu

  6. Aku kira tadi waktu Min Gi keluar dari kamar mandi itu cuma pake handuk. Jadi mikir rada aneh sih waktu scene itu tadi.
    Appa Kyu dan eomma Min Gi? Lucu deh klo dipanggil gitu, apalagi dipanggil sm trio Shinee + Krysta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s