Posted in KyuGi, Married Life, Romance, Sad

We Are Married By Love, Aren’t We? [Section 6]

WAMBLAW part 6b

Author : Itha Paksi-@ithapaksi

Cast : Cho kyuhyun, Han Min Gi, and other

Genre : Sad, Romantic, Married Life

Rate : PG 17

Type : Chapter

 

 

Previous…

 

“sudah larut lebih baik kita tidur” kataku kembali dengan nada dingin

ge..geure” ia sedikit mengusap keningnya yang menjadi lampiasan aksiku, sepertinya ia sedikit gugup. Sebenarnya aku juga sedikit gugup karena biasanya hanya aku yang menempati ranjang nyamanku itu. Tidak ada gunanya juga memikirkan kecanggungan ini lebih baik tidur karena aku benar-benar merasa lelah. Setelah menaiki ranjang, kembali Kumatikan lampu tidur.

“tidurlah, aku tidak akan melakukan hal ‘itu’ jadi kau tenang saja”

n…ne” jawabnya kikuk

Aku tidur dengan membelakanginya dan mulai memejamkan mataku perlahan.

oppa jaljjayo” ucapnya pelan yang masih bisa kudegar dengan jelas ditelingaku, fyuuh kuharap dengan menikahi yoeja ini tidak akan membuat hidupku bertambah rumit

 

 

**We Are Married By Love, Aren’t We?**

 

 

Min Gi POV

Aku semakin bingung dengan apa yang terjadi dalam kehidupanku pasca menikah. Bukannya aku egois atau apa hanya saja setiap wanita normal sepertiku sudah pasti menginginkan kehidupan pernikahan yang normal juga. Bayangkan saja wanita mana yang tidak sebal jika harus berpisah ranjang dengan suaminya, baiklah jika berpisah ranjang karena pertengkaran rumah tangga itu pasti sangat wajar. Tapi aku sama sekali tidak mengalami syndrome pertengkaran rumah tangga! hanya saja aku memiliki suami yang terlewat cuek dan jarang sekali berinteraksi denganku jika aku yang tidak memulainya duluan. Aku sempat menanyakan alasan Kyuhyun oppa yang tidak ingin satu kamar denganku, ia hanya bilang “aku belum siap jika harus berbagi kamar dengan wanita asing” wanita asing? Hah lucu sekali! Aku sebagai istri  sah nya hanya dianggap sebagai wanita asing. Astaga…kurasa aku harus diberi reward karena mungkin hanya aku wanita terkuat yang mampu menghadapi namja super cuek, menyebalkan dan egois ini. kalian ingin tau mengapa selama ini aku masih bertahan diperlakukan seperti itu oleh namja yang sekarang berstatus sebagai suamiku? Aku bertahan  karena aku mencintainya. Lucu sekali bukan alasan ku itu, cinta? Aku jadi mengerti dengan adanya kalimat ‘cinta itu buta’ ya Cinta memang membutakan semuanya, bahkan aku adalah  salah satu dari korban cinta buta itu.

Sudah 1 minggu ini aku tinggal bersama Kyuhyun oppa di apartement yang sudah ia beli untuk kami tempati. Dan sudah 2 jam pria yang berstatus sebagai suamiku ini berkutat dengan Play Station kesayangannya. Bahkan panggilanku yang menyuruhnya untuk makan malam tidak digubrisnya sama sekali padahal hidangan makan malam ini sudah 15 menit lalu aku siapakan, ck apa ia ingin membuat makanan-makanan ini dingin.

oppa berhenti dulu mainnya, kita makan dulu ne?” bujukku (lagi)

“mati kau mati kau….” ya hanya kata-kata itu yang sedari tadi ia lontarkan, mungkin dari tadi aku hanya dianggap angin atau patung olehnya

oppa!” aku sedikit menaikan oktaf suaraku untuk sekedar membuatnya berhenti menggerakan kedua ibu jarinya pada joy stick Play Station nya itu

wae? Kau ini berisik sekali daritadi” akhirnya ia mem-pause juga aktifitas menyebalkannya itu

“ayo makan! Aku sudah menyiapkan makan malam untuk kita” mau tidak mau akhirnya dengan langkah malas ia beranjak dari posisi nayamannya ketika bermain dengan benda elektronik berwarna hitam itu menuju meja makan dimana makanan yang sudah kumasak terhidang sempurna

“ck, aku mau makan ramen!” apa dia bilang? Ramen? Jelas-jelas aku sudah memasakan japcay, ayam goreng, dan kimchi ini tapi ia malah ingin makan ramen, oh tuhan kenapa  kau memberikan suami kejam seperti ini padaku

“aku sudah memasak banyak lauk untuk kita makan, masa oppa ingin makan ramen?”

“aku sedang tidak ingin makan nasi, kalau kau tidak mau membuatkannya aku  tidak mau makan” sekarang ia malah merajuk, selain cuek dan egois namja ini juga super duper manja dan childish! Catat  itu CHILDISH! Cih apa ia tidak sadar umur

“baiklah aku akan membuatkannya, oppa tunggu sebentar” dengan berat hati aku memasakan ramen instan untuknya, harusnya aku marah dan memakinya tapi aku sama sekali tidak bisa. Apa dia sadar  kalau sikapnya ini membuatku sakit? Padahal ia sudah berjanji pada appa untuk tidak membuatku sedih ketika kami mengantarkan appa ke bandara 4 hari yang lalu

 

Flashback

“uncle 15 menit lagi pesawatnya akan take off kajja!” seru Henry memegang tiket pesawatnya

“Gi-ya appa pergi dulu, aku akan kembali mengunjungimu ke korea saat aku memiliki waktu luang” kupeluk erat tubuh namja yang sangat berharga untukku ini. walaupun aku bukan anak kecil lagi tapi saat ini aku tidak bisa untuk tidak menangisi kepergiannya, aku masih sangat merindukan ayahku

“sudah jangan menangis, kau tidak malu dengan suamimu ini, eoh?” segera kuhapus buliran air mata yang membasahi pipiku

“Cho Kyuhyun berjanjilah padaku untuk selalu menjaga malaikat kecilku ini, bahagiakan dia dan jangan pernah sekalipun membuatnya sedih, arraseo!”

“ne abeoji!” Kyuhyun oppa tersenyum seraya menganggukan kepalanya, dan tanpa kuterka ternyata appa langsung menghambur kepelukan Kyuhyun oppa. Mendekapnya erat layaknya ia mendekapku

“kutitipkan gadis kecilku padamu Cho Kyuhyun” lirih appa pelan dibalik pelukan Kyuhyun oppa yang masih bisa kudengar dengan jelas

“baiklah aku  harus pergi sekarang, bye bye  darl….sayang sekali ibu mu tidak bisa mengantarku kebandara, sampaikan salamku padanya, ne” oemma memang sedang pergi ke busan untuk mengunjungi halmeoni yang sedang sakit

“good bye Min Gi-ya Kyuhyun-ssi” Henry mengecup keningku singkat  dan pergi bersama appa menuju check in counter

“hati-hati aboeji!” kulihat Kyuhyun tengah melambaikan tangannya dan tersenyum manis kepada appa

“berhenti menangis dan kita pulang” ucapnya sambil mengusap sisa air mataku ku

Flashback End

 

“hei kau melamun ya?” omo…aish Kyuhyun oppa kenapa hobi sekali membuatku terkejut

“aku sudah selesai” ujarnya mantap  dan kembali berkutat dengan istri elektroniknya, hei sejak kapan  ia mulai memakan ramennya? Seingatku, baru 2 menit lalu aku menghidangkan ramen instan itu kehadapannya. Apa selama itu aku melamun?

 

******

Setelah  memakirkan mobilnya dibasement parkir yang tersedia dikampus, Kyuhyun melangkahkan kakinya mantap menuju kelasnya. Disampingnya, Min Gi sang istri hanya bisa ikut diam ketika Kyuhyun mulai memasang wajah dinginnya selama perjalanan menuju kampus. Ia tidak ingin banyak bicara karena tahu Kyuhyun sedang dalam mood yang tidak baik karena semalam ia mendengar Kyuhyun yang berteriak kesal di telepon, entah siapa yang sudah membuat suaminya itu naik darah. Yang jelas selama suaminya dalam mood yang tidak bagus sebisa mungkin ia harus menjaga sikapnya untuk tidak membuat Kyuhyun bertambah panas.

oppa aku masuk kelas dulu” Min Gi yang sudah sampai didepan pintu kelasnya hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan lesu tatkala Kyuhyun tidak merespon dengan  baik ucapannya dan malah langsung melangkahkan kakinya dengan cepat untuk menuju kekelas nya

 

Kyuhyun’s Class

“what’s up bro! Kenapa pagi-pagi begini sudah memasang wajah jelek seperti itu” Eunhyuk tiba-tiba menepuk bahu Kyuhyun pelan untuk sekedar menyapa teman yang sudah ia anggap sebagai dongsaengnya tersebut

“kurasa kau salah menyapa orang Hyuk, lihat namja ini sepertinya sedang dalam mood yang buruk” sambung Donghae yang mendapat tatapan angkuh dari Kyuhyun, jujur saja jika Kyuhyun sedang kesal tidak ada yang berani untuk mengganggunya termasuk kedua sahabatnya ini Eunhyuk dan Donghae

“hei ada apa? apa Min Gi kurang memuaskanmu?” tebak Eunhyuk yang semakin membuat Kyuhyun kesal dengan ucapan asalnya  itu

“buang jauh-jauh pikiran yadongmu itu hyung! Aku sedang kesal kau tau!”

kkk~ aku hanya bercanda tuan muda Cho, so ada apa sebenarnya? Ceritakan pada kami”

“aku  hanya sedang ada masalah sedikit dikantor, server dikantor pusat sedang mengalami gangguan dan itu disebabkan oleh kelalaian anak buahku” Kyuhyun sedikit memijit kepalanya ketika mengingat setiap ucapan Minho sang asisten, semalam

aigoo…kenapa bisa? Lalu bagaimana apa kau sudah mengatasinya?” kali ini giliran Donghae yang membalas ucapan Kyuhyun, ia terlihat sedikit penasaran dengan masalah yang dialami oleh Kyuhyun. Sepengetahunnya jika server sedang mengalami masalah, otomatis semua jaringan internet akan mengalami ke-erro-an. Apalagi jika server dalam suatu perusahaan, hal itu akan sangat mempengaruhi keadaan kinerja suatu perusahaan itu sendiri

“sudah, tapi aku baru bisa menyelesaikannya 80% aku harus pergi kekantor untuk bisa menyelesaikannya dengan sempurna”

“yasudah sekarang kau pergi kekantormu, untuk apa sekarang kau masih duduk manis disini” Eunhyuk sedikit memukul meja yang ada dihadapan Kyuhyun karena gemas melihat tingkah namja bermarga Cho ini

Yak babbo! Aku juga berniat bolos untuk tidak masuk kampus jika saja hari ini tidak ada kuis dari Professor Park” yah  Kyuhyun memang sudah berniat untuk langsung berangkat kekantor pagi ini  tapi niat itu harus ia urungkan mengingat adanya Kuis penting yang akan diadakan dikelasnya

“ck, oh iya aku lupa”

 

*****

Min Gi  membuka pintu apartementnya perlahan. Ia mulai melepas flat shoes creamnya  dan menggantinya dengan sandal rumah berwarna hijau muda. Ia rebahkan tubuhnya sebentar untuk melepas penat. Pelajaran TEFL membuat otaknya  sedikit berasap ketika  berkutat dengan sepenggal sejarah pengajaran bahasa inggris yang membuatnya sedikit mual ketika Mr. Jung menerangkan pelajaran laknatnya itu. Belum lagi ketika pulang kampus ia harus turun naik bus di tengah panasnya udara kota seoul yang menghantarkan panasnya matahari ditengah musim panas ini yang membuat siapa saja merasa ingin berendam dibath tub.  Benar-benar hari yang melelahkan.

omo sudah jam 4 sore dan aku belum belanja untuk makan malam nanti” ia segera melangkahkan kakinya kembali menuju pintu untuk membeli bahan-bahan makan malam. Baru ia ingin menarik daun pintu, ia segera menghentikan langkahnya

“lebih baik aku telepon Kyuhyun oppa untuk menanyakan makan malam apa yang ia inginkan, daripada ia menolak masakanku lagi” segera ia  ambil smartphone dari dalam tasnya, dan menyentuh angka 1 dari dial speed nya

 

On The Phone

yeobseo

wae geure?” as always, tak ada balasan manis yang keluar dari mulut namja yang ia cintai itu

oeh oppa! Aku hanya ingin bertanya malam ini kau mau makan apa?” tanya Min Gi pelan

“kau menelponku hanya untuk bertanya itu? Kau tau tidak aku ini sedang sibuk!”

biip…belum sempat Min Gi menjawab tapi Kyuhyun sudah menutup sambungannya. Min Gi hanya menatap nanar pada layar ponsel yang ada digenggaman tangannya. Apa ia melakukan kesalahan lagi? Seingatnya ia hanya bertanya mengenai makanan yang akan ia santap nanti bersama Kyuhyun.

“apa aku selalu salah dimatamu oppa?” lirih Min Gi dan membalikan tubuhnya menjauhi pintu utama apartement, niatnya untuk belanja sudah hilang seketika ketika Kyuhyun memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak

Min Gi meneggelamkan wajahnya pada bantal yang ada diatas wajahnya. Ia sedikit kesal dengan dirinya sendiri yang tidak bisa marah ataupun kesal dengan sikap suaminya tersebut. Apa mencintai seorang Cho Kyuhyun memang sesulit ini? bahkan ketika ia sudah berhasil mendapatkan namja itu, ia masih harus menanggung sakit akibat sikap dingin dan egois namja itu. Min Gi sangat sadar jika ia memang berhasil mendapatkan raga Kyuhyun tapi tidak dengan hatinya. Rasanya Min Gi benar-benar ingin berendam di bath tub untuk sekedar mendinginkan segala pikirannya. Tapi sayangnya  kamarnya tidak memiliki kamar mandi dan kamar mandi yang ada  diluar kamar tidak memiliki bath tub. Apa ia harus menggunakan kamar mandi yang ada dikamar Kyuhyun. Karena hanya kamar mandi dikamar Kyuhyun lah yang memiliki bath tub. Ia berpikir sejenak sebelum mengambil tindakan.

“mumpung Kyuhyun oppa belum pulang, tidak ada salahnya kan jika aku meminjam kamar mandinya” pikir Min Gi, Segera ia mengambil handuk dan berjalan cepat menuju kamar Kyuhyun

Ia mengisi air penuh pada bath tub dan memasukan serbuk mandi beraroma fruit punch kedalamnya. Ia mulai menanggalkan pakaiannya dan menggulung rambut cokelatnya keatas sebelum masuk kedalam bath tub berwarna putih itu. 30 menit ia memejamkan mata dan menikmati sensasi berendam, rasanya sedikit mengurangi toxic didalam pikiran yang sedari tadi mengganggunya. Mulai dari pelajaran yang menguras otak, menaiki bus dalam cuaca extra panas dan tingkah laku nampyeon(suami) yang menyebalkan. Karena terlalu banyaknya pikiran yang berkelebat diotaknya, tanpa sadar ia tengah terpejam tidur didalam bath tub.

omoo jam berapa ini?” ia tertidur didalam bath tub sampai lupa waktu, seperti nya ia menghabiskan waktu 1 jam lebih untuk sekedar berendam. Cepat-cepat ia mengambil sabun cair dan mengusapkannya keseluruh badan untuk sekedar membersihkan diri. Setelah selesai, ia mulai me-lap seluruh tubuhnya dengan handuk berwarna pink tua miliknya.

Ceklek…pintu kamar mandi terbuka dan betapa terkejutnya ia ketika mendapati Kyuhyun yang tengah membaringkan tubuhnya diatas tempat  tidur  yang masih lengkap dengan setelan jas, kemeja serta dasinya. Reflek Kyuhyun menegakan tubuhnya dari tempat tidur, dan betapa terkejutnya ia ketika melihat seorang yoeja yang ia yakini bahwa itu adalah  Min Gi yang keluar dari kamar mandi nya lengkap dengan tank top putih  dan hot pants yang memamerkan paha mulusnya, ditambah dengan gulungan rambutnya yang mengekspos leher jenjang yoeja pemilik tinggi 168cm itu. Perlahan ia mulai bangun dari kasur dan berjalan sebentar menghampiri Min Gi.

 

kg

Glek…kyuhyun sedikit menelan ludahnya ketika mata mereka beradu, belum lagi detak jantungnya yang tiba-tiba berdetak kencang kala melihat sang istri yang masih setia melihatnya dengan wajah polosnya.

“apa yang kau lakukan dikamar mandiku?” tanya kyuhyun pelan tanpa mengalihkan pandangannya menatap Min Gi

“mm..a.anu..op..oppa mian tadi aku hanya ingin meminjam bath tub mu” jawab Min Gi takut-takut, ia tau betul jika Kyuhyun sedang dalam mood yang buruk. Astaga…ia benar-benar bodoh karena dengan keberaniannya ia menggunakan kamar mandi suaminya tanpa meminta izin terlebih dahulu. Hei apa memakai kamar mandi suami sendiri harus meminta izin dulu, oh ayolah pria ini adalah suami sah nya. sebenarnya hubungan suami isrti seperti apa yang sedang mereka lakoni?

“a..aku akan segera keluar, jeongmal mianhae oppa karena telah lancang menggunakan kamar mandimu tanpa meminta izin terlebih dahulu” seru Min Gi menundukan wajahnya, ia merasa sangat takut saat ini. sejujurnya ia sedang tidak ingin mendengarkan Kyuhyun yang akan berteriak memarahinya dan melontarkan kata-kata  pedasnya

Greep…baru ia melangkahkan kakinya tiba-tiba tangannya sudah digenggam erat oleh Kyuhyun “mau kemana kau?” tanya Kyuhyun dingin, baiklah sepertinya namja ini memang akan memarahinya

“a..aku mau keluar oppa

“kau tidak lihat jika aku baru pulang kantor dan masih memakai setelan seperti ini”

mwo?” Min Gi merasa bingung dengan ucapan yang terlontar  dari mulut Kyuhyun, memangnya kenapa dengan setelan yang ia pakai? Lalu apa hubungannya dengan Min Gi?

Dan tiba-tiba saja Kyuhyun mulai melepas jas kantornya, dan sekarang hanya terlihat kemeja beserta  dasi yang masih menggantung indah dilehernya.

“ck, berhenti memasang wajah bodohmu lagi! Cepat lepaskan dasiku” perintah Kyuhyun tegas sambil menenggelamkan kedua tangannya kedalam saku celana bahan berwarna abu-abu yang ia pakai

mwo?” lagi-lagi Min Gi merasa heran dengan sikap Kyuhyun yang meminta nya untuk membuka dasi, biasanya namja ini tidak pernah meminta Min Gi untuk sekedar melepaskan dasi

 

Kyuhyun POV

Ketika sampai apartement, keadaan apartement sudah kosong dan sepi. Pergi kemana yoeja itu? Mungkin ia sedang pergi belanja. Segera kubuka kamarku dan merebahkan diri di atas tempat tidur king siza ku, seharian ini pekerjaan kantor membuatku pusing. Baru kali ini aku mendapati masalah seberat ini dikantor. Ini semua karena kecerobohan anak buahku, yang sedikit lalai menangani virus yang tiba-tiba masuk kedalam jaringan server. Sebenarnya virus itu bisa diatasi dengan mudah tapi karena anak buahku yang kurang teliti dalam memeriksa, virus itu sudah menyebar cukup luas kesetiap jaringan server. Tentu saja aku sebagai  kepala  IT harus mengatasinya dengan sigap. Karena semalam aku baru mendapat kabar buruk itu  dari Minho mau tidak mau aku harus meredamkan virus itu dari apartement tanpa pergi  ke  TKP langsung. Karena saking lamanya virus itu didiamkan, akhirnya virus itu menyebar dengan cepat dan aku sedikit kesulitan untuk mengatasinya, beruntung kuis prosfesor Park dapat kuselesaikan dengan mudah. Tidak butuh waktu 1 jam aku sudah menyelesaikan kuis itu dan langsung pergi menuju kantor. Dan sekarang virus-virus itu sudah ku karantina, dan tidak ada lagi gangguan jaringan yang melumpuhkan kinerja server.

Baru sebentar aku merebahkan tubuhku diatas kasur tiba-tiba aku dikejutkan dengan sesosok yoeja yang keluar dari balik pintu kamar mandiku. Han Min Gi, kenapa ia sampai harus mandi didalam kamarku? Apa kamar mandi luar rusak.

Aku sedikit melebarkan mataku ketika melihat nya yang hanya memakai tank top putih dan hot pants berwarna merah yang memamerkan paha mulusnya terlebih lehernya yang jenjang terekspos sempurna karena rambutnya tergulung indah keatas. Astaga apa yoeja ini sedang menggodaku? Setelah mendapati penuturannya yang hanya ingin meminjam bath tub kamar mandiku ia segera melangkah pergi menuju pintu kamarku. Baru selangkah ia pergi, aku dengan sigap langsung menangkap tangannya. Entah kenapa rasanya aku ingin lebih lama berada didekatnya.

“ck, berhenti memasang wajah bodohmu lagi! Cepat lepaskan dasiku” perintahku, aku sedikit ingin tertawa melihat wajah polos dan bodohnya itu. Kkk~ percaya atau tidak berada didekat yoeja ini bisa sedikit menghiburku, fyuh rasanya sekarang aku ingin dimanja olehnya

mwo?” serunya polos. ia masih terlihat bingung dengan penuturanku, tanpa banyak bicara lagi kugapai tangannya dan meletakannya diatas simpul dasiku

Tanpa membuang waktu, akhirnya ia mengerti juga dengan instruksiku. Dengan telaten ia mengendurkan simpulan dasi yang bertengger indah dileherku. Aku sedikit memajukan tubuhku, untuk sekedar mendekatkan diri dengan yoeja ini. Harum…tubuh yoeja ini dipenuhi wangi buah kesukaanku, apa ia memakai serbuk berendamku? harum tubuh yoeja dan serbuk fruit punch ini benar-benar memabukanku.

“dasinya sudah terlepas oppa” kata-katanya berhasil menyadarkanku dari  tatapanku terhadapnya

“mana ada seorang istri yang setengah-setengah membantu suaminya” ujarku lagi sambil tersenyum manis, heh kenapa aku bisa tersenyum seperti ini?

“k..kau mau kubukakan kemejamu juga?” ia sedikit gugup melontarkan pertanyaannya, kkk~  saking gemasnya aku ingin sekali mencubit pipi yoeja ini

“mm..boleh” kataku mantap

Kulihat Min Gi sedikit meneguk ludahnya gugup, dan mulai membawa tangannya keatas kancing bajuku dan membukanya perlahan. Baru kancing kedua yang terbuka, Segera kutarik pinggangnya dan membawanya masuk kedalam pelukanku. Kubenamkan wajahku dibalik leher jenjangnya, mencium aroma fruit punch ini sekuat-kuatnya. Demi Tuhan aku suka sekali menghirup harum lehernya ini.

o..oppa

“sebentar saja, biarkan seperti ini sebentar saja” kueratkan kembali pelukanku dipinggang rampingnya dan kembali menghirup wangi kesukaanku ini, rasanya penatku sedikit menghilang ketika memeluk gadis ini

Drrt..drrtt..

Aish suara ponselku mengganggu saja, siapa yang berani-beraninya menggangguku. Mau tidak mau aku melepaskan pelukannya dan mengambil ponselku untuk segera menjawab telepon

yeobseo” kataku malas

mwo? Virusnya segera menghilang setelah ku karantina?” Minho mengabariku bahwa virus dalam server sudah mulai mereda

“lalu bagaimana kondisi jaringannya sekarang? Sudah normal kembali kan?”

“bagus, ingat Minho-ya jika ada kejadian sekecil apapun segera laporkan padaku! Aku tidak mau hal sekecil ini terjadi lagi dan menjadi masalah besar karena keterlambatan para staff untuk menanganinya, arraseo!”

Bip..Langsung kumatikan sambungan ponselku, dan menaruhnya kembali diatas nakas tempat tidurku. Eh kenapa yoeja ini menatapku dengan pandangan terkejutnya? Apa ia sedang kerasukan setan? Astaga aku baru ingat dengan apa yang barusan kulakukan terhadapnya, omoo…kenapa wajahku jadi panas seperti ini. baiklah Cho Kyuhyun berhenti bertingkah konyol, dan bersikaplah seperti sewajarnya.

“lain kali kau harus minta izin dulu jika ingin memakai kamar mandiku, kau tau sabun dan serbuk berendam yang kau pakai itu mahal” aku mencoba bersikap dingin seperti biasa dan mencoba untuk tidak terlihat tidak gugup didepan istriku, istri? Hey sejak kapan aku menyebutnya dengan panggilan itu. Cho Kyuhyun sepertinya kau sedang demam

mianhae oppa, lain kali aku akan meminta izinmu” ia segera melangkahkkan kakinya untuk segera keluar dari kamarku

“Min Gi-ya” reflek ia membalikan tubuhnya sebelum sempat ia benar-benar keluar dari kamarku

gomawo” kataku mantap dan langsung mengalihkan pandanganku kearah lemari pakaian

cheonamyo oppa” kulirik ia sebentar dan aku mendapati ia tersenyum manis dan segera keluar dari kamarku

 

*****

 

1 month Later

Saat ini aku sedang berkutat dengan PSP diruang televisi, kuambil potongan choco cake yang dibuat oleh Min Gi. Hmm…ini baru yang namanya surga dunia, bermain PSP ditemani dengan sepotong kue lezat. Hari ini aku tidak berangkat kekampus dan sudah sebulan ini aku jarang kekampus karena sibuk menyelesaikan thesis ku. Dan urusan kantorku juga tidak ada yang darurat untuk itu aku hanya perlu bekerja dirumah saja.

Ting tong…aish siapa yang berani-beraninya mengganggu moment berhargaku ini, dengan terpaksa ku tekan tombol pause dan mulai berjalan menuju pintu.

annyeong” harusnya aku sudah tau siapa yang datang, siapa lagi jika bukan monkey-fish couple. Mereka melambaikan kelima jarinya dan tersenyum sok manis, cih menjijikan sekali ahjussi-ahjussi ini. tanpa kusuruh masuk kedua manusia ini sudah memasuki apartementku.

“wuaah bersih sekali apartementmu, kau benar-benar pintar memilih istri Kyu” jujur Donghae hyung yang masih setia mondar-mandir untuk melihat keadaan apartemantku, harus kuakui Min Gi memang pintar dalam mengurus hal rumah tangga seperti membersihkan apartement dan memasak. Awalnya aku tidak percaya bahwa yoeja manja seperti dia bisa juga merawat rumah dan memasak

“ah nan jinja Bureobda! (aku sungguh iri!)” teriak Eunhyuk hyung, cih berlebihan sekali monyet ini

“hei kalian kesini untuk melihat apartemantku atau meminta bantuanku dalam penelitian thesis kalian”

eoh, aku hampir lupa dengan masalah itu” Eunhyuk hyung segera mendudukan diri diatas sofa dan menyalakan laptopnya

“jangan sentuh barang-barangku hyung, kulawa(kemari) lebih baik kau duduk manis disamping Hyuk hyung!” percaya atau tidak namja bernama Lee Donghae ini memiliki sentuhan ajaib, setiap benda yang ia sentuh sudah pasti akan rusak olehnya. Aku bahkan tidak tau kenapa hal itu selalu terjadi pada namja ini, benar-benar aneh

eii…kau ini pelit sekali, ngomong-ngomong kemana istrimu? Sepertinya daritadi aku tidak melihatnya”

“berhenti memanggilnya dengan sebutan istriku, dia sedang kuliah! Ck, apa jarang kekampus membuat otakmu sedikit pelupa”

yak! Kau ini masih saja bertingkah menyebalkan jika menyangkut Han Min Gi. Mwo? Apa yang barusan kau katakan, pelupa?” lihat kan namja ini memang benar-benar aneh, ia baru sadar jika aku sedang meledeknya

“hei mana minuman dan snack untuk kami?” seru Eunhyuk hyung yang masih berkutat dengan laptopnya, sepertinya ia sedang mencari data untuk bahan thesisnya

“tidak ada”

“what? Yak! Aku kan sudah mengirimimu pesan semalam jika kami akan berkunjung ke apartementmu, seharusnya kau sudah menyiapkan snack untuk kami. Apa Min Gi-ssi tidak menyiapakannya?” aish dasar namja gratisan, ia suka sekali meminta makanan gratis. Menyebalkan sekali monkey ini, kenapa sekarang ia malah pergi menuju dapurku

“ck, bagaimana bisa dirumah ini tidak ada makanan kecil. Lihat tubuhmu tuan Cho, perutmu sudah dipenuhi lemak dan pipimu sudah mulai tembam. Kurasa kau benar-benar bahagia memiliki istri seperti Han Min Gi kkk~” wah Lee Donghae kau sudah berani menggodaku rupanya

“lihat Hae aku menemukan cake cokelat dikulkasnya, cih pintar sekali ia menyembunyikannya” oh tidak, itu adalah stok cemilanku untuk nanti malam. Aku tidak rela jika kue ini harus dihabisi oleh mereka. Langsung saja kuambil cake ini, menyelamatkan nya dari namja-namja rakus ini

aniyo! Ini adalah snack ku, sana ambil jeruk dan apel saja dikulkas”

eii kau kan bisa beli lagi, kenapa pelit sekali”

“ini buatan Min Gi dan tidak dijual di toko” segera saja kulangkahkan kakiku menuju dapur untuk meletakan kue ini kembali ketempatnya

“buahahahahahahaha” eh kenapa dua makhluk itu tertawa

waeyo? Apa ada yang lucu” aku kembali ketempat hyung-hyung ku tempati dengan 2 gelas syrup orange dan membawa berbagai macam buah  untuk mereka

aniyo, geunyang (hanya saja) kupikir kau  sudah mulai menyukai Han Min Gi”

MWOYA? Heiish  berhenti bicara yang tidak-tidak hyung

“memangnya  kenapa? Bukankah wajar jika pasangan suami istri saling jatuh cinta” Donghae hyung mengambil salah satu gelas yang sudah kusediakan diatas meja

“memang! tapi tidak denganku” ucapku tegas dan kembali menyuapkan potongan choco cake kedalam mulutku

eii gotjimal, buktinya kau sangat menghargai kue buatan yoeja itu sampai kami tidak boleh mencicipinya”

yak! Itu karena aku memang menyukai kue nya, jarang-jarang yoeja itu membuatkanku kue se enak ini”

“huh..alasan macam apa itu, aku bertaruh kalau kau belum menyentuhnya sama sekali” tebak Eunhyuk hyung, apa waktu kami melakukan ‘itu’ tanpa sadar masuk kedalam hitungan?kurasa tidak

keuji(benar)!” ucapku singkat padat dan jelas

Kyuhyun-ah nan jinjja mideul su eobseo (aku benar-benar tidak percaya)” pekik Eunhyuk hyung dengan raut wajah terkejutnya dan Donghae hyung segera tersedak minumannya ketika mendengar jawabanku

“astaga…aku sungguh tidak percaya jika namja bermarga Cho ini masih perjaka” ikan amis menggelengkan kepalanya seraya menampilkan wajah polos layaknya bocah, ish memangnya  kenapa jika aku belum menyentuh istriku sendiri? Berlebihan sekali mereka ini

yak! Cho  Kyuhyun…” belum sempat Hyuk hyung merceloteh lagi, aku segera memotong ucapannya

“kalian pasti akan tambah terkejut jika kukatakan bahwa aku juga berbeda kamar dengan Min Gi”

Yak Cho Kyuhyun! Apa kau benar-benar waras melakukan hal ini?”

“kau namja normal kan Kyu? Bagaimana bisa kau tidak tertarik dengan yoeja cantik sepertinya” oke kenapa aku jadi seperti dihakimi seperti ini, mereka pikir aku ini  penjahat. Berbagai rentetan pertanyaan terus mereka lontarkan seolah aku ini benar-benar namja yang jahat dan…aneh

“berhenti bertanya dan kembali ke tujuan awal kalian mengunjungi apartementku!!” teriak ku murka dan dibalas oleh tatapan terkejut oleh dua namja dihadapanku ini

Ceklek…tiba-tiba pintu apartemnet ku terbuka dan menampilkan seorang yeoja yang kuketahui dia adalah Min Gi, sepertinya yoeja itu sudah pulang kuliah

eoh…annyeong hasseyo! Wah ternyata ada tamu” sapa Min Gi  ketika melihat pasangan ikan dan monyet ini menatapnya heran, hei mereka pikir Min Gi itu setan?

yak! Kenapa kalian diam saja”

eoh annyeong Min Gi-ya” sapa mereka berbarengan, ck kenapa tampang mereka jadi seperti orang idiot begitu?

 

*****

Kyuhyun, Donghae dan Eunhyuk terlihat sibuk berkutat dengan laptopnya masing-masing. Sedangkan Min Gi tengah sibuk menyiapkan puding vanilla dan keripik kentang untuk disuguhkan kepada tamu-tamu suaminya.

oppa igo ada sedikit cemilan untuk kalian”

“wah nona Han kau baik sekali, terima kasih” Donghae tersenyum manis dan mulai mengambil puding vanilla yang diikuti oleh Eunhyuk

“kalian sedang mengerjakan thesis?” pertanyaan Min Gi hanya dibalas anggukan oleh kedua namja itu, pasalnya mereka sedang sibuk menikmati puding yang disediakan Min Gi

Berbeda dengan Eunhyuk dan Donghae, Kyuhyun justru malah tetap serius menganalisis bahan-bahan yang sudah ia kumpulkan sebagai bahan thesisnya. Ia merasa tidak peduli dengan kelakuan kedua hyungnya yang terlihat seperti bocah diberi permen ketika Min Gi mulai  datang menghampiri mereka dengan beberapa cemilan “benar-benar memalukan” pikir Kyuhyun. Min Gi sendiri malah sedikit penasaran dengan suaminya yang masih asyik berkutat dengan laptop hitamnya. Yoeja itu sesekali hanya melirik sang suami sekilas kemudian kembali melihat kearah dua namja yang ada  disampingnya.

“ehm…bagaimana perasaanmu setelah menikah dengan Kyuhyun Min Gi-ssi” tiba-tiba Eunhyuk menanyakan hal yang tidak biasa dan sedikit sulit untuk dijawab oleh Min Gi

“eh…itu..tentu saja bahagia oppa

jeongmalyo?”kali ini Donghae ikut menginterupsi pertanyaan sahabat baiknya

jinjjayo oppa, ah sepertinya kalian sedang sibuk. Lebih baik aku kembali kekamarku saja” Min Gi lebih memilih menghindar daripada terus diberi pertanyaan yang tidak-tidak oleh dua namja itu

yak Cho Kyuhyun! Keunyeoga jinjja animyeo joa?( Apakah kamu benar-benar tidak menyukainya?) tunjuk Eunhyuk ketika Min Gi baru saja memasuki kamarnya

“heem…aniyeyo

“kalo begitu Min Gi buatku saja” seru Donghae mengejek

mwo?” sontak Kyuhyun langsung mengalihkan pandangannya dari laptop menuju wajah Donghae

“buahahahahaha” lagi, lagi dan lagi Donghae dan Eunhyuk tertawa keras melihat tingkah polos dongsaengnya ini, sepertinya kedua namja itu memiliki hobi baru yaitu menggoda Kyuhyun

 

*****

 

Min Gi POV

Umumnya setiap orang sangat menunggu hari ini, hari dimana segala aktivitas diliburkan dan digunakan untuk bersantai dan beristirahat guna melepas penat selama seminggu ini melakukan kesibukan diluar rumah. Ya, seharusnya aku juga melakukan hal seperti itu. Tapi kenyataan hanya tinggal kenyaataan karena faktanya aku harus membersihkan sebagian ruangan yang menurutku sudah jauh dari kata rapi. Seluruh apartement ini bersih kecuali ruang keluarga dan kamar Kyuhyun oppa. Bagaimana tidak rapi jika ruang keluarga diapartement kami, ralat maksudku apartement Kyuhyun oppa sudah dipenuhi oleh kaset-kaset game yang berserakan dimana-dimana. Dan kamar Kyuhyun oppa yang…..ah lupakan aku jadi malas untuk mendeskripsikannya. Perlu kalian ketahui, aku ini tipe wanita yang tidak betah jika keadaan rumah kotor dan berantakan, maka dari itu setiap hari aku selalu menyapu dan dua hari sekali aku selalu mengepel. Bukankah jika rumah bersih kita juga jadi betah untuk menempatinya. Baiklah ayo Han Min Gi mulai bekerja.

“bagaimana bisa aku tinggal dengan namja berusia 25 tahun yang kadar tingkah lakunya seperti anak berusia 5 tahun” aku terus memunguti bungkus-bungkus snack dan beberapa kaleng soda yang sudah kosong ini, kutengokan pandanganku sebentar untuk melihat jam menempel indah didinding diatas Televisi

“jam 09.10….dan oppa belum juga bangun” akhirnya mau tidak mau lebih baik kulangkahkan kaki untuk membangunkan suami tercintaku yang dingin, haha suami? Bahkan aku ragu jika ia mau mengakui dirinya sebagai suamiku

Ceklek…kubuka pintu kamarnya dan terpampanglah seorang namja yang tengah bergulat dengan guling dan selimut putih tebalnya

Sreek…kutarik selimut yang tengah mengguling tubuhnya itu dan siap-siap berteriak untuk membangunkannya.

OPPA IREONA!!!”

KYUHYUN OPPA YANG TAMPAN WAKE UP!!!” ia masih tidak mau bergerak juga ternyata, baiklah sepertinya mencubit pipi nya yang  mulai berisi ini bukan ide yang buruk

“aaaaw….”

yak! Apa yang kau lakukan?” akhirnya ia bangun  juga, kulihat ia mengusap kedua pipinya yang menjadi korban cubitaknku itu, kkk~ percaya atau tidak sekarang raut wajahnya benar-benar terlihat lucu

“membangunkanmu” jawabku dengan nada semanis mungkin seraya berkacak pinggang

“pakai cara yang benar jika mau membangunkan orang, aissh kau ini sadis sekali”

“daritadi aku sudah meneriakimu untuk bangun tapi kau tidak mau bangun juga, ah baiklah bagaimana jika lain kali kubangunkan dengan cara yang manis seperti…menciummu otte?” sengaja kulontarkan kata-kata frontal itu untuk menggodanya, kkkk~  ia malah membulatkan matanya seakan tidak percaya jika aku baru saja mengatakan ucapan itu

“lupakan! Lebih baik kau cubit pipiku saja” hahaha lucu sekali menggodanya, dia pikir aku serius akan melakukan hal itu

“hahaha, cepat mandi oppa  aku sudah menyiapkan sarapan untukmu”

Dia pun melenggang pergi menuju kamar mandinya, tumben sekali ia langsung menuruti perintahku. Nah, sekarang aku harus membersihkan tempat tidurnya. Aigoo…pakaian kotornya berserakan dimana-mana, ck namja ini pemalas sekali. Apa susahnya sih meletakkan  pakaian kotornya di tempat pakaian kotor yang sudah kusediakan.

Setelah 30 menit akhirnya, acara bersih-bersihku selesai juga. Dan sekarang kami tengah sarapan bersama yang bisa dibilang bukan sarapan lagi karena waktu  sudah menunjukan pukul 09.45. sedang asyik-asyiknya kami menyantap nasi goreng kimchi tiba-tiba ponselku bergetar menandakan ada telepon masuk.

 

On The Phone

ne, Jonghyun-ah” ternyata si tuan Lee yang menelpon, tumben sekali ia menghubungiku pagi-pagi begini

“Min Gi-ya, apa boleh aku berkunjung ke apartementmu?”

“oh tumben sekali kau mau berkunjung kesini?”

“aku sedang malas dirumah dan baru saja selesai olahraga ditaman” jawabnnya dengan nada datar, apa aku sudah mengatakan jika rumah JongHyun berada diwilayah apartementku. Perumahannya hanya berjarak 1 km dari apartemnetku, cukup dekat bukan?

oh geure, baiklah kutunggu kedatanganmu. Hei mampir sebentar ke mini market untuk membeli ice cream cokelat dan vanilla, oke?”

“ck, berhenti bertingkah seperti bocah Gi-ya”

“yasudah kalo kau kau tidak mau, kau tidak boleh berkunjung” aku selalu suka jika sudah mengancam JongHyun karena ia selalu mau mengalah denganku

arraseo, akan kubelikan nanti”

Bip, ck seenaknya sekali ia mematikan telepon

oppa nanti Jonghyun, temanku akan berkunjung kesini. Bolehkan dia berkunjung?”  aku berbasa-basi bertanya pada Kyuhyun oppa hanya untuk sekedar mencairkan susana canggung sarapan kami

“terserah kau” fyuh…lagi-lagi  hanya tampang dinginnya yang ia tunjukkan

“hei…mm..aku ingin bertanya sesuatu padamu?” aku mengalihkan pandanganku dari sepiring nasi goreng ini untuk menatapnya, ada apa dengannya? Kenapa wajahnya jadi serius seperti itu

“apa benar kau…tidak hamil?”

 

 

 TBC

 

haloo…aku post next chapter nya ga lama-lama kan? kk~ kesel ga sih sama sikap Kyu yang labil, aneh and nyebelin gini? kalo KyuGivers sebel berarti kita sehati muahaha.  aku memang sengaja bikin karakter bang evil labil gini, soalnya kalo aku bikin dia jutek sama Min Gi terus kasian Min Gi nya hoho. cha segini aja deh kicauan(?) aku, as always comment nya yaa KyuGivers *brb kabur bareng Kyuhyun* annyeong^^

Advertisements

Author:

Ordinary girl who loves Super Junior and Ice Cream ♥

142 thoughts on “We Are Married By Love, Aren’t We? [Section 6]

  1. Aku juga sama penasarannya sama Kyuhyun. Apa Min Gi beneran gk hamil,…?
    Tapi, emang blm ada tanda-tandanya kalau Min Gi hamil.
    Min Gi, emang istri yg sempurna.
    Beruntungnya Kyuhyun punya istri kaya Min Gi.
    Gak sulit buat suka sama Min Gi.
    Lagipula apa salahnya suami suka dan cinta sama istrinya sendiri,..???
    Semoga aja, pernikahan Min Gi dan Kyuhyun kedepannya gk terjadi apa-apa. Dan semoga hubungan Min Gi sama Kyuhyun semakin membaik kedepannya.

  2. Aku kira malah min gi itu hamil loh…
    Apa min gi hamil atau tidak ya?
    Pasti lucu liat kyuhyun di goda sma diorang terus ini ya

  3. Kapan kyu akan sadar dan menerima min gi? 😦 kan kasian min gi hanya di phpin aja 😥 kyu sok jual mahal -__-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s