Posted in Humor, KyuGi, Romance, Sad

Barca Vs You [Slide 7]

barca vs you copy

Author : Itha Paksi-@ithapaksi

Cast : Cho kyuhyun, Han Min Gi, Victoria

Genre : Romantic, Comedy

Rate : PG 15

 

 

Previously

“walaupun hubungan kalian tercipta dari sebuah pertaruhan, tapi aku yakin Kyuhyun sudah mulai menaruh hati padamu Gi-ya” pertaruhan? Apa lagi ini?

eonni apa maksudmu dengan pertaruhan? Aku benar-benar tidak mengerti”

“kalian menjalin hubungan atas dasar pertaruhan bukan”

MWO?”

“Min Gi-ya jangan-jangan kau belum mengetahuinya” Victoria segera menutup mulutnya, ia merasa bersalah karena ucapannya barusan bisa membuat Min Gi  sedih

“Min Gi-ya” seru Victoria karena Min Gi masih  terlihat terkejut dengan kalimat yang barusan ia dengar

“ceritakannya semua padaku eonni, jebbalyo

“Min Gi-ya mianhae….” lagi-lagi Min Gi merasa kedua matanya memanas, belum mendengar semua kronologis ceritanya saja sudah membuat hatinya begitu sesak karena kata ‘pertaruhan’ itu muncul dari mulut Victoria. Kyuhyun benar-benar ahli dalam membuat hatinya senang dan juga hancur dalam waktu yang bersamaan

 

 

-Barca VS You-

Cuaca siang ini terasa sangat sejuk dengan adanya angin sepoi-sepoi yang menyebarkan aroma pergantian musim. Memasuki akhir Februari, negara dengan julukan negeri ginseng ini tengah memasuki musim baru, yakni spring atau  biasa kita sebut musim semi. Spring benar-benar membawa kehangatan dan kesegaran karena banyaknya bunga-bunga, tunas baru, serta daun-daun yang mulai tumbuh.

Tidak diragukan lagi jika hampir semua orang menyukai musim ini termasuk namja yang sekarang tengah sibuk dengan segala aktivitas kampusnya. Namun sayang sekali karena namja itu harus disibukan dengan berbagai aktivitas belajarnya dibandingkan bersantai menikmati aroma musim semi. Bahkan Sudah lebih dari 1 jam namja itu berada di perpustakaan Kyunghee, tempat ia menimba ilmu. Ia mencoba untuk terus menjadi seorang mahasiswa yang selalu dibanggakan oleh kampusnya dan semua dosennya.

Kyuhyun nama namja itu, ia benar-benar sedang memerankan tokoh mahasiswa rajin yang terus berkutat dengan laptop VIAO hitamnya. Ia terus mengetik beberapa informasi penting yang terdapat pada buku-buku yang telah ia ambil di beberapa rak perpustakaan.

 

Drtt…drtt…

Kyuhyun lihat sebentar ponselnya yang bergetar dan segera mengambil benda kecil canggih itu dan menon-aktifkannya. Ia benar-benar sedang tidak ingin diganggu saat ini untuk itu ia mematikan ponselnya.

Kembali namja bermarga Cho itu mengetikan sederet tulisan berbahasa Inggris pada laptopnya. Kyuhyun memang sedikit tidak mengenal waktu jika sudah menyangkut hal-hal yang bisa membuatnya serius, seperti halnya bermain game dan menonton bola, pria ini akan melakukan kedua hal itu dengan serius tanpa boleh diganggu. Begitu pula dengan belajar, ia juga akan melakukannya dengan serius terlebih hal ini menyangkut impiannya. Kyuhyun termasuk seseorang yang teladan dan selalu berusaha keras untuk mencapai keinginannya, untuk itu ia tidak mau main-main jika sudah berurusan dengan masa depannya.

“kau masih setia berada disini?” sapa salah satu dosennya, pria berusia 40 tahun itu memberikan sekaleng soda pada Kyuhyun dan mulai menundukan tubuhnya disamping mahasiswa kesayangannya itu

“aku salut dengan cara belajarmu, pantas saja kampus mengusulkan kau untuk pergi ke Italia”

“aku hanya ingin melakukan hal yang terbaik untuk masa depanku songsaenim” balas Kyuhyun disertai senyuman

“ya kau memang harus menjadi yang terbaik, semoga dengan adanya pertukaran pelajar ini kau bisa membawa nama baik kampus”

“itu pasti!” masih dengan senyumnya, Kyuhyun kembali menjawab seruan sang dosen dan tentu saja kembali berfokus pada layar laptopnya

“baiklah sepertinya kau benar-benar sedang tidak ingin diganggu, lakukan yang terbaik Kyuhyun-ah”

“Terima kasih Lee Songsaenim” Kyuhyun melihat sekilas dosen Public Speaking nya itu pergi meninggalkan perpustakaan

 

*****

Min Gi POV

“nomor yang anda tuju sedang tidak ak….”

Sial kau Cho Kyuhyun! Apa kau takut padaku hingga ponselmu pun di non-aktifkan. Aku yakin jika ia sudah tau bahwa Vic eonni telah membocorkan semua rahasianya padaku. Sudah tiga hari ini namja itu sulit kutemui, bahkan dikampus pun aku tidak bisa menemukannya.

Baiklah aku akan tetap bersikap biasa saja padanya, kita lihat saja seberapa jauh ia akan mempermainkanku.

annyeong hasseyo apa kau tau dimana Kyuhyun” aku kembali menapaki kelas kekasihku, ah apa aku harus menyebutnya kekasih? Baiklah lupakan. Yang jelas aku hanya ingin tau dimana ia sekarang untuk itu aku bertanya pada salah satu teman sekelasnya

“Cho Kyuhyun mungkin sedang mengikuti bimbingan dengan Park Songsaenim”

“bimbingan? Apa maksudmu?” aku tidak mengerti kenapa Kyuhyun harus mengikuti bimbingan, apa ia akan mengikuti lomba?

ye, dia terpilih sebagai mahasiswa pertukaran pelajar di Italia. Untuk itu selama beberapa minggu ini ia tidak mengikuti kelas”

“w..what?”

Italia? Kenapa ia tidak pernah mengatakan hal ini padaku? Tanpa banyak bicara lagi aku segera pergi meninggalkan kelas Kyuhyun dan segera melangkahkan kaki menuju ruang dosen. Ah tunggu dulu sepertinya ada yang tertinggal.

agashi terima kasih untuk informasinya” teriakku kepada teman sekelas Kyuhyun yang telah memberikan informasi penting itu padaku. Saking terkejutnya dengan info itu aku sampai lupa mengucapkan terima kasih

 

Apa yang sebenarnya ada diotakku? Dengan lancangnya aku memasuki ruang dosen fakultas tekhnik tanpa tau wajah Park songsaenim seperti apa. Aku lupa jika ruang dosen antar fakultas itu berbeda, Demi Tuhan aku sama sekali tidak mengetahui nama-nama dosen difakultas ini.

annyeong hasseyo….umm songsaenim aku ingin tahu apa disini ada Park Songsaenim” aku bertanya pada seorang dosen pria berkepala plontos yang kebetulan meja nya dekat dengan pintu masuk

“kau dari fakultas mana? Dan apa tujuanmu menemui Park songsaenim” aigo kenapa wajah dosen ini sedikit menakutkan, apa ia marah karena aku bertanya seperti itu

“aku dari fakultas pendidikan songsaenim, aku hanya ingin bertanya dimana aku bisa menemukan park Songsaenim”

geure….pantas saja kau tidak tau Park songsaenim. Aku tidak tau dimana dia, kau bisa tanyakan pada dosen lain dan maaf aku sedang sibuk jadi aku harap kau tidak menggangguku lagi” mwoya? Seram sekali pria ini. Astaga..aku tidak tau jika fakultas tekhnik memiliki dosen seperti itu. Tanpa mau berbasa-basi lagi, aku segera membungkukan badan untuk sekedar memberi hormat dan berlalu menuju meja seorang dosen wanita yang ada diseberang meja dosen botak ini. Semoga saja dosen wanita ini bisa lebih ramah.

annyeong hasseyo songsaenim, Han Min Gi imnida dari fakultas pendidikan. Aku ingin bertanya apa disini ada Park songsaenim?” ucapku seraya menyuguhkan senyum manis dan ramahku

“bukankah kau baru saja mengobrol dengannya?” balas dosen wanita ini, kupikir usianya baru memasuki usia 35 karena ia tidak terlihat begitu tua

nde?”

“Park songsaenim ada diseberang mejaku, kau lihat pria tanpa rambut disana? Ia adalah Park songsaenim” aku menelan ludahku berat kala mendengar jawaban dari dosen ini, astaga ternyata pria seram itu yang sedari tadi kucari. Cho Kyuhyun kenapa kau selalu membuatku sulit, tidak puaskah kau membuat hatiku sakit? Bahkan untuk menemuimu saja harus benar-benar menguras emosiku dulu

Dengan langkah berat akhirnya aku kembali menemui dosen menyebalkan ini, tanpa mau membuang banyak waktu aku pun segera berucap to the point padanya.

“ekhm…jeogiyo, mianhae Park songsaenim jika aku mengganggumu lagi. Aku hanya ingin bertanya, apa kau tau dimana Cho Kyuhyun? Kudengar dari teman sekelasnya bahwa ia sedang mengikuti bimbingan denganmu”

Kulihat ia sedikit menurunkan kaca matanya untuk melihatku sekilas, dan kembali menggoreskan bolpointnya pada kertas-kertas yang aku yakini adalah tugas paper mahasiswanya.

“jadi kau sudah menemukan Park songsaenim?” aku hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaannya walaupun aku tahu ia tidak bisa melihatku karena ia terlihat sibuk dengan aktivitasnya menggoreskan pena untuk memeriksa paper-paper itu

“dengar nak, aku tidak tau dimana Kyuhyun sekarang karena bimbinganku sudah berakhir satu setengah jam yang lalu. Dan…”

“ah begitu…geure songsaenim ak..”

“aku belum selesai bicara” nadanya sedikit meninggi ketika aku ingin berpamitan dengannya, ck mau apalagi pria ini?

“aku sangat yakin jika kau memiliki urusan penting dengan mahasiswaku, tapi aku hanya ingin memberitahumu untuk tidak mengganggu Kyuhyun. Ia telah diberi amanat oleh kampus untuk mewakili kampus kita untuk mengikuti pertukaran pelajar di Italia, untuk itu jangan membebani pikiran Kyuhyun dengan hal-hal berbau percintaan”

“pardon?” aku hanya bisa menyahuti ucapannya dengan wajah bingungku. Apa yang dosen ini katakan, kenapa ia terus menerus berbicara seolah aku ini penganggu Kyuhyun. Dan darimana ia tahu jika aku adalah kekasih Kyuhyun

“aku tau kau adalah kekasih Kyuhyun, karena selama ini aku tidak pernah melihat seorang yeoja yang terlihat was-was hanya untuk mencari Kyuhyun” apa wajahku terlihat begitu panik? Sampai-sampai dosen ini mengetahui semuanya

“kenapa masih disini? Jika tidak ada yang ingin kau tanyakan lagi kau bisa keluar karena aku benar-benar sedang  sibuk” saking terkejutnya akan jawaban Park songsaenim aku sampai melamun, dengan cepat aku kembali membungkukan tubuhku dan berlalu meninggakan ruang dosen

*****

Library, Kyunghee University

 

Kyuhyun POV

Kurenggangkan otot-ototku sebentar, sedikit pegal juga terlalu lama duduk dan berkutat dengan laptop dan buku-buku ini. Sekarang sudah jam 3, lebih baik kusudahi saja kegiatan belajarku.

Kruyuk….

Omoo…saking lamanya aku belajar hingga menyebabkan perutku bernyanyi, ternyata perutku benar-benar meminta untuk diisi makanan. Baiklah tanpa mau membuang waktu lagi aku segera membereskan buku-buku ini dan men-shut down laptopku.

Dengan langkah seribu kulangkahkan kakiku untuk meninggalkan perpustakaan dan menuju kantin. Aku terus melagkahkan kakiku hingga tanpa sadar mataku tertuju pada taman kampus yang menyuguhkan pemandangan seorang gadis yang sudah beberapa hari ini kulupakan. Astaga…Han Min Gi, kenapa aku bisa lupa dengan gadis itu? Baiklah, sebenarnya aku memang sengaja melupakannya karena semua telpon dan smsnya selalu ku abaikan karena pemberitahuan mendadak dari kampus untuk pertukaran pelajar ini menuntutku untuk belajar lebih giat. Segera kubawa tubuhku untuk menghamirinya, kulihat ia terus berjalan dengan menunduk, apa yang sedang ia lihat di tanah? Sepertinya tidak  ada yang menarik di sana.

522220_369471973139300_460045705_n

“Han Min Gi!” sapaku tapi ia tidak menjawab dan justru melewatiku begitu saja

“Han Min Gi!” kembali ku panggil yeoja itu dan menahan lengannya agar ia berhenti berjalan

eoh, Kyuhyun-ah” ia terlihat terkejut ketika melihatku, oh ayolah apa wajahku seperti hantu?

“kau melamun? Apa ada masalah?” tanyaku sarkatis

“kau mencemaskanku?” Tanya nya, ia terlihat sedikit….menyeramkan. Apa ia marah karena beberapa hari ini aku tidak mengubunginya?

“t..tentu”

“tidak usah mencemaskan seseorang yang tidak penting sepertiku”

“hei kau marah padaku?”

“aku cukup tau bahwa aku memang tidak penting dimatamu dan aku hanyalah bahan taru..” kukerutkan keningku kala mendengar ocehannya, baru pertama kali kulihat ia marah

“lupakan” eh kenapa ia malah meninggalkanku tanpa menyelesaikan ucapannya, baiklah sepertinya ia memang benar-benar marah

mianhae! Aku bersalah, aku terlalu sibuk belajar akhir-akhir ini hingga melupakanmu” ucapku menyesal dan kembali menahan lengannya agar ia tidak pergi meninggalkanku lagi

ne kau memang bersalah!”

mianhae” ia melepaskan peganganku dilengannya dan mulai bersedekap dada sambil menatapku kesal

“tsk, kau menang!” ucapnya singkat, menang? Maksudnya ia sudah memaafkanku?

“aku memang tidak bisa marah padamu Kyuhyun-ah! Tch, menyebalkan” kulihat matanya mulai berkaca-kaca. Kyuhyun-ah apa yang kau lakukan pada gadis ini? Dengan cepat  Segera kubawa tubuhnya kepelukanku karena sungguh aku tidak ingin melihatnya menangis

mianhae, uljima” kataku pelan seraya membelai puncak kepalanya

“aku tidak menangis! Aku hanya merindukanmu” seru nya dibalik dekapanku. Apa ia sangat merindukanku, hingga harus meneteskan air mata? Han Min Gi ternyata kau benar-benar mencintaiku ya

nado bogoshiposo

 

*****

“kau tidak makan berapa hari?” Tanya Min Gi penuh rasa khawatir karena melihat sang pacar makan dengan cara yang tidak biasa

“agu haga begum magan da..(aku hanya belum makan da..)”

“stop! lebih baik teruskan saja makanmu” Min Gi lebih memilih untuk tidak mendengar jawaban Kyuhyun yang sekarang tengah sibuk dengan makanannya

Awalnya Kyuhyun mengajak Min Gi untuk makan siang bersama dikantin namun sekarang mereka justru terdampar di apartement Kyuhyun. Min Gi mengajukan dirinya sebagai koki, gadis itu hanya ingin memerankan perannya sebagai kekasih yang perhatian dengan cara memasakan sesuatu untuk sang namjachingu. Setelah setengah jam berkutat dengan dapur Kyuhyun, Mereka pun akhirnya bisa menikmati hasil karya Min Gi.

“apakah masakanku enak?” Kyuhyun mengangguk mantap menjawab pertanyaan Min Gi, pria itu memang sedang sangat kelaparan untuk itu semua makanan yang tersaji dihadapannya sudah pasti akan ia sebut enak

“melihatmu makan membuat perutku mendadak kenyang” tambah Min Gi, ia lantas menopang dagunya dengan kedua tangan dan tetap mengamati Kyuhyun yang sedang makan dengan lahapnya. Melihat cara makan Kyuhyun membuat Min Gi tersenyum senang. Pasalnya ia merasa sangat dihargai karena hasil karyanya benar-benar dilahap habis oleh Kyuhyun

 

20 Minutes Later

 

Saying I love you,Is not the words I want to hear from you.
It’s not that I want you, Not to say but if you only knew, How easy
it would be to show me how you feel,
More than words, is all you have to do to make it real.
Then you wouldn’t have to say, that you love me Cause I’d already know,

What would you do, if my heart was torn in two. More than words to show you feel That your love for me is real.
What would you say if I took those words away, Then you couldn’t make things new.

Just by saying I love you.

Min Gi bertepuk tangan kala Kyuhyun selesai memainkan gitar dan menyanyikan lagu more than words milik Extreme. Kyuhyun harus rela menuruti keinginan Min Gi kala gadis itu tidak sengaja melihat sebuah gitar didekat meja belajarnya, bahkan tidak tanggung-tanggung gadis itu memintanya bermain gitar sambil bernyanyi. Dan sungguh Min Gi tidak menyangka jika Kyuhyun bisa bermain gitar. Padahal setaunya, namja itu hanya bisa bernyanyi saja.

hanbeonman Kyuhyun-ah (sekali lagi Kyuhyun-ah)!”

“ck, permainan gitarku buruk, kenapa kau  masih ingin mendengarnya” sahut Kyuhyun ketika  Min memintanya bernyanyi kembali

“siapa yang bilang? Permainan gitarmu cukup bagus dan aku sangat menyukai suaramu” Kyuhyun senang mendengar pujian dari Min Gi, baru kali ini ada yang  memuji permainan gitarnya. Kyuhyun bahkan sangat sadar diri jika ia tidak terlalu mahir dalam memetik senar-senar gitar, bahkan Eunhyuk pernah bilang jika ia lebih rela mendengar suara Kyuhyun bernyanyi selama 24 jam daripada harus mendengar suara gitar yang Kyuhyun mainkan selama 15 menit.

“baiklah, satu lagu lagi khusus untuk nona Han” dan Kyuhyun kembali memetik gitar nya seraya bernyanyi

url

Saranghaedo doenayo. Hagopeunmal inneunde
Naeipsuri mugeowo danhanbeondo motaetdeon naemaeumi haneunmal

Meoreojigoisseoyo. Motdahanmarinneunde. Geudaeyeo~
Gaseumeuro samkin geumare babocheoreom naega apado geudaemaneul ojigwonhaeyo.

Hanbeonman nal saranghaejwoyo
Ttakhanbeon michidorok bulleobwado doenayo
Naemamhana deohaejuryeo geudaegyeote ireoke gakkai gallaeyo (Kyuhyun-Just Once)

Lagi, Min Gi bertepuk tangan dengan sangat antusias ketika Kyuhyun menyelesaikan nyanyiannya.

“akh kau benar-benar tega menyuruh kekasih tampanmu bermain gitar dan bernyanyi disaat perutnya sedang kekenyangan” Kyuhyun menaruh gitar kesampingnya dan mulai duduk bersandar

aigo perut siapa ini? apa saja isi didalamnya hem?” Min Gi menggoda Kyuhyun dengan mengusap perut namja itu

Saat ini Kyuhyun dan Min Gi sedang menikmati hembusan angin dari balkon apartemen Kyuhyun. Mereka hanya duduk dengan menyandarkan punggung pada dinding sambil ditemani oleh secangkir lemon tea, benar-benar quality time yang pas untuk dihabiskan oleh sepasang kekasih bukan?

“ck, geumanhe(berhenti)! Kau membuatku seperti seorang namja gendut” balas Kyuhyu n yang masih asyik memandangi jajaran gedung pencakar langit sebagai pemandangan apartementnya

“aku tidak berpikir kau gendut sungguh!” Kyuhyun hanya tersenyum mendengar ucapan polos Min Gi. Oh ayolah semua orang juga tau jika dirinya bukalah pria bertubuh gempal. Kyuhyun hanya berkata asal saja tadi tapi gadis disampingnya ini benar-benar polos dengan menganggap ucapan Kyuhyun dengan serius

arrayo uri Min Gi” dengan gemas Kyuhyun cubit hidung Min Gi, ia tidak peduli jika setelah itu hidung Min Gi akan memerah karena ulahnya. Ia hanya terlampau gemas dengan gadis polos disampingnya ini

“hei hentikan kau bisa membuat hidungku lepas dari tempatnya!” dengan gerak cepat Min Gi melepas tangan Kyuhyun

Setelah aksi cubit-cubitan tadi, mereka kembali bersantai sambil sesekali meneguk lemon tea yang sudah Min Gi buat. Suasana menjadi sedikit awkward, sepertinya tidak bertemu selama tiga hari membuat mereka kembali merasa canggung.

“Kyuhyun-ah apa ada sesuatu yang ingin kau katakan padaku?” akhirnya Min Gi kembali membuka suara, ia memang sedikit tidak suka dengan atmosfer canggung tadi

“hem tidak ada”

Min Gi menghembuskan nafas kesal kala mendengar jawaban Kyuhyun. Apa pria ini ingin menyembunyikan masalah kepergiannya ke Italia? Apa Min Gi harus memancingnya terlebih dahulu agar Kyuhyun mau mengaku padanya? Ya sepertinya memang harus begitu.

jeongmal? Tapi kudengar kau akan pergi ke Italia karena pertukaran pelajar, benarkah itu?”

aigoo bagaimana aku bisa lupa untuk memberitahumu” Kyuhyun memukul pelan keningnya dan segera mengalihkan pandangannya pada Min Gi

“empat hari yang lalu aku diberi kabar oleh Park songsaenim bahwa aku dipilih sebagai wakil dari kampus kita dalam pertukaran pelajar di Italia, otte? Kekasihmu hebat bukan?” dengan penuh percaya diri Kyuhyun membanggakan dirinya. Min Gi memang bangga memiliki kekasih seperti Kyuhyun. Selain tampan dan kaya, namja ini juga pintar. Maka tidak heran jika kampus mengirimnya untuk pertukaran pelajar, namun entah kenapa Min Gi seperti tidak rela jika Kyuhyun harus pergi darinya

“berapa lama?”

“hanya tiga bulan” jawab Kyuhyun singkat

Min Gi tau jika tiga bulan bukanlah waktu yang singkat. Ia sendiri masih bingung harus menggambarkan perasaannya seperti apa? Harus senang ataukah sedih. Min Gi memang sempat berpikir jika ia akan mengakhiri hubungannya dengan Kyuhyun, haruskah ia menunggu Kyuhyun kembali dari Italia baru setelah itu ia meminta putus dari namja bermarga Cho ini atau mungkin…ia akan mengakhirinya sebelum pria ini pergi ke negera menara Pisa itu.

Tapi Min Gi sedikit heran, sejauh ini Kyuhyun masih bersikap biasa saja kepadanya. Sepertinya kecurigaan Min Gi selama ini salah. Min Gi sempat berpikir jika 3 hari ini Kyuhyun sengaja menghindarinya karena pria ini sudah tau jika Min Gi mengetahui semua rahasianya tentang hubungan mereka yang hanya berlandaskan taruhan. Tapi lebih baik seperti ini, mereka bersikap biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa sampai nanti tiba waktunya mereka berpisah.

“kau melamun lagi? Aku tau kau kecewa padaku karena beberapa hari ini aku tidak menghubungimu, jadi…aku minta maaf Gi-ya”

Bukan! Min Gi bukan kecewa karena itu. Baiklah mungkin hanya sedikit kecewa karena Kyuhyun memang tidak menghubunginya beberapa hari ini namun yang paling membuatnya kecewa adalah hubungan kekasih yang sekarang tengah mereka jalankan.

Bagaimana bisa Kyuhyun membuatnya sebagai bahan taruhan. Terlebih hal ini menyangkut masalah perasaan, tidakah ia berpikir jika hal itu benar-benar bisa membuat hati seseorang hancur?

“kau benar Kyu, aku…kecewa padamu” Min Gi menyentuh pipi Kyuhyun, ia usap dengan lembut pipi kanan Kyuhyun. Menyalurkan rasa sayang dan cinta nya pada namja ini, demi Tuhan Min Gi benar-benar mencintai pria dihadapannya sekarang

Ia tahan seluruh air matanya agar tidak keluar, ia tidak mau dianggap lemah oleh Kyuhyun. Sudah cukup beberapa hari ini ia menangisi kekasihnya, kekasih yang sudah membuatnya terjatuh terlalu dalam pada permainan yang dibuat oleh pria itu

mianhae” hanya itu yang bisa Kyuhyun katakan, ia hanya bisa menikmati setiap sentuhan lembut yang Min Gi berikan pada pipinya. Dan terus terang ia menyukai sentuhan itu.

 

*****

At Night

 

Min Gi POV

Apa yang bisa kulakukan jika memang jalannya sudah seperti ini. Kyuhyun memang tidak mencintaiku sejak awal jadi untuk apa aku mempertahankannya. Aku hanya tidak ingin memaksakan perasaan seseorang, untuk itu akan lebih baik jika aku mengakhiri hubungan ini.

Walaupun harga diriku merasa terinjak-injak karena aku hanya dijadikan bahan taruhan oleh pria itu, aku masih tetap merasa bahagia karena setidaknya aku bisa merasakan menjadi kekasih seorang Kyuhyun. Selama ini aku hanya bisa mengaguminya dari jauh dan entah mendapat durian runtuh darimana, hingga pada akhirnya Kyuhyun tiba-tiba menginginkanku menjadi kekasihnya. Kupikir hari itu aku memang benar-benar sedang beruntung namun ternyata keberuntunganku hanyalah sebuah klise semata, menyedihkan sekali.

“lupakan semuanya Han Min Gi” ucapku menyemangati diriku sendiri

 

Draap..draap…

“Gi-ya what happened with you? Kau benar-benar membuatku terkejut dengan pesanmu” astaga ibuku memang sangat ahli dalam hal mengejutkanku dengan suara kerasnya

eomma bukankah kau bilang hari ini akan lembur? sekarang bahkan baru jam setengah tujuh”

“aku tidak jadi lembur karena kau! sekarang katakan padaku dengan jelas, apa yang membuatmu ingin pindak kuliah ke Amerika? Kau ingin meninggalkanku sendiri disini” aku tau jika eomma akan menuntutku dengan semua pertanyaan-pertanyaannya. Aku memilih untuk menghindari Kyuhyun dan akan lebih baik jika aku pergi keluar negeri dan memulai semuanya dari awal.

“aku hanya ingin berkuliah disana eomma, bukankah dari awal eomma menginginkanku kuliah disana”

“itu dulu sayang, sebelum kau membantah keinginanku dan memilih berkuliah disini. Dan sekarang dengan gamblangnya kau ingin pindah ke Amerika, apa kau sedang mempermainkan ibumu, eoh?” kupeluk ibuku cepat, sejujurnya aku juga tidak ingin meninggalkannya sendiri disini itulah alasanku dulu menolak tawarannya untuk berkuliah di negeri paman Sam. Tapi kali ini keadaannya berbeda, aku hanya ingin mengobati rasa sakit hatiku.

“aku hanya ingin menjadi seseorang yang lebih baik eomma. Aku ingin bekerja keras demi menggapai impianku, untuk itu kupikir Amerika adalah kuncinya. Disana aku bisa lebih mandiri dan belajar lebih keras lagi, kau mengerti kan maksudku?”

Dua tahun aku mencintai seseorang, bahkan bisa memilikinya merupakan hal yang membahagiakan dihidupku. Namun setelah mendapati kenyataan bahwa pria yang kucintai tidak pernah mencintaiku dan hanya menjadikanku permainannya saja, itu benar-benar menyakitkan. Aku hanya ingin menata kembali hatiku, hanya itu…dan menghindar darinya adalah pilihanku, apa itu berlebihan? Kurasa tidak.

“baiklah jika itu maumu, eomma akan mendukung apapun yang menurutmu terbaik sayang” eomma mencium puncak kepalaku sayang dan membelai rambutku.

“Terima kasih eomma, aku berjanji tidak akan mengecewakanmu”

“astaga eomma lupa, jika Victoria menunggu eomma sedari tadi. Gadis itu juga akan meninggalkanku, dan besok aku harus mencari penggantinya. Ck, benar-benar merepotkan”

“Vic eonni ingin resign? Kenapa eomma?” aku sangat terkejut mendengar penuturan ibuku, bagaimana bisa ia ingin berhenti dari pekerjaannya. Apa ini ada hubungannya dengan Kyuhyun?

“ia akan dijodohkan oleh orang tuanya, untuk itu ia kembali ke China. Tsk, padahal aku sudah sangat nyaman bekerja dengannya. Baiklah eomma tinggal dulu, tidak baik membiarkan seseorang menunggu gaji terakhirnya terlalu lama” eomma melenggang pergi menemui Victoria eonni. Astaga ia dijodohkan? Kenapa dengan mudahnya Victoria eonni menerima perjodohan itu

 

*****

Kyunghee University

 

Kyuhyun POV

“kapan kau akan berangkat ke Italia Kyu?” Min Gi dan aku sedang berjalan melewati lorong-lorong kampus. Semenjak keluar dari parkir, Min Gi terus bersikap manja padaku, bahkan sekarang ia memintaku untuk menggenggam tangannya. Kurasa ia memang gadis yang unik, terkadang bisa menjadi gadis pemalu dan  terkadang ia menjadi gadis manja seperti saat ini

“umm minggu depan, wae? Kau takut kesepian?”

“wah secepat itu? Tsk, aku pasti akan sangat merindukanmu” balasnya manja sambil mengerucutkan bibir

“aku juga!” tiba-tiba Min Gi berhenti setelah mendengar jawabanku, ada apa dengannya?

“kenapa?”

“benarkah kau akan merindukanku Kyu?” gadis ini benar-benar lucu, ia menghentikanlangkahnya hanya karena jawabanku yang akan merindukannnya

geurom! Kau kan kekasihku tentu saja aku akan sangat merindukanmu”

“hm…kau benar, aku kan kekasihmu jadi sudah seharusnya kau merindukanku” ia terus menggenggam tanganku dengan kuat seolah tidak ingin melepasnya

“dasar gadis ice cream” kuacak sedikir rambutnya dan kami kembali melangkahkan kaki menuju kelas Min Gi

 

Setelah mengantar Min Gi, aku kembali melangkahkan kaki menuju kelas bimbingan. Kali ini aku mendapatkan bimbingan dari Choi Songsaenim. Aku sangat senang ketika mendapati kabar bahwa Dekan fakultas tekhnik mengajukan aku untuk ikut pertukaran pelajar di Italia dan betapa bangganya aku ketika mendapatkan berita bahwa Rektor menerima pengajuan Dekan ku. Astaga akhirnya impian untuk belajar di negera itu terkabul juga, aku bisa mempelajari sistem pendidikan di negera Pizza itu. Dalam waktu tiga bulan ini aku harus bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.

Baru akan melangkahkan kaki untuk memasuki kelas tiba-tiba aku mendapatkan pesan yang membuat perasaanku sedikit terenyuh ketika membacanya.

 

From : Qianie

Aku akan kembali ke China Kyu, aku menerima perjodohan kedua orang tua ku. Kuharap kau ada dibandara sekarang untuk mengantarkan kepergianku.

 

Tanpa mau membuang waktu lagi, segera kulangkahkan kaki menuju bandara, namun sebelum itu aku buru-buru mengirim pesan pada Choi songsaenim untuk meminta izin tidak mengikuti bimbingan hari ini.

 

*****

Incheon Airport

 

“Qianie!!!” setelah lebih dari 15 menit berputar-putar mencarinya di bandara, akhirnya aku menemukan sosok wanita yang dulu pernah mengisi hatiku

“Kyu kau datang” dengan cepat aku berhambur kepelukannya

“kenapa mendadak seperti ini? kenapa tidak memberitahuku dari jauh-jauh hari?” kulepas pelukanku dan menatap wajahnya yang terlihat jauh dari raut wajah bahagia

“bukan kejutan namanya jika aku harus memberitahumu jauh-jauh hari” ck, masih saja wanita ini bercanda disaat-saat seperti ini

“kau benar-benar akan menerima perjodohan orang tuamu?”

“tentu, aku sudah lelah mencari sosok pendamping yang pas untukku. Kau tau? umurku sudah layak untuk berumah tangga dan aku tidak mau menunda masa lajangku lagi” aku hanya terkekeh pelan mendengar penuturannya. Kupikir ia memang sudah sangat ingin menikah untuk itu ia menerima perjodohan itu begitu saja

“Kyuhyun-ah….berjanjilah padaku untuk terus bahagia”

“aku akan berusaha untuk berbahagia noona” jawabku seraya meledeknya dengan panggilan ‘noona’

“tsk, aku jadi semakin merasa tua jika kau memnggilku seperti itu”

“haha aku hanya bercanda”

“Kyu-ya…aku tau hubunganmu dengan Min Gi hanya berdasarkan taruhan semata, tapi aku yakin jika sekarang kau memang mencintainya. Aku sudah menganggap Min Gi sebagai adikku sendiri, jadi kumohon padamu bahagiakan dia” aku hanya diam mematung ketika mendengar ucapannya. Bagaimana dia bisa tau semuanya?

“semalam aku mendengar pembicaraan Min Gi dan Han Sajangnim. Min Gi berencana untuk kuliah di Amerika” detik itu juga seperti ada ribuan pedang yang menusuk tubuhku tanpa ampun. Min Gi akan pindah ke Amerika dan aku sama sekali tidak tau hal itu, kekasih macam apa aku ini?

“Qianie k..kau yakin dengan ucapanmu itu?” kuharap Victoria memberikan jawaban sesuai harapanku jika apa yang barusan dia katakan adalah bualan semata

“aku sendiri yang tidak sengaja mendengarnya ketika mereka berdua tengah berbincang. Aku tidak tau alasan Min Gi pindah karena apa, tapi…aku khawatir keinginannya untuk pindah karena untuk menjauhimu”

“apa maksudmu?”

“Min Gi tau bahwa kau menjadikannya taruhan. Saat itu aku mengatakan semuanya pada Min Gi, tapi aku bersumpah Kyu jika aku benar-benar tidak tau jika ia belum mengetahui semuanya. Aku mengira dia sudah mengetahui semuanya darimu Kyu, sungguh aku benar-benar tidak bermaksud jahat karena telah membeberkan semuanya pada Min Gi”

Aku sungguh tidak tau harus mengatakan apa setelah Victoria mengatakan semua itu. Min Gi sudah mengetahui semuanya dan aku benar-benar bingung sekarang harus bersikap seperti apa. Tapi kenapa selama ini Min Gi bersikap biasa saja, seolah semuanya tidak terjadi apa-apa. Aku tau bahwa aku tlah menyakitinya teralalu dalam, namun sesungguhnya aku benar-benar tidak berniat untuk menyakitinya. Apalagi sekarang aku sudah mulai bisa menerimanya. Oh Tuhan apa yang harus kulakukan?

“Kyu…Kyuhyun-ah”

“eh?”

“maafkan aku, sungguh aku tid..”

gwenchana, aku tau cepat atau lambat semua ini pasti akan terbongkar” aku berusaha untuk tetap tersenyum dihadapan Victoria, namun semua yang kukatakan memang benar kan? Cepat atau lambat Min Gi pasti akan mengetahui semuanya

jeongmal mianhae Kyu. Kuharap kau tidak membuat kesalahan yang sama sepertiku dulu. Jika kau memang mencintainya kuharap kau bisa menahannya untuk tidak pergi ke Amerika”

“aku bingung harus bersikap apa padanya. Sekarang aku benar-benar merasa seperti pria brengsek yang hanya bisa menyakiti wanita yang dicintainya begitu saja” ucapku lirih

“kau harus ikuti kata hatimu. Memang benar jika manusia melakukan kesalahan adalah hal yang manusiawi, tapi jika kita memiliki kesempatan untuk memperbaikinya kenapa tidak kita lakukan” aku hanya bisa tersenyum pahit kala seruan itu keluar begitu saja dari bibir Victoria

“kuharap aku bisa memperbaikinya”

“kau harus bisa! Jangan lakukan kesalahan seperti ini untuk kedua kalinya. Cha…sudah saatnya aku pergi, kemari berikan aku pelukan perpisahan” segera aku berhambur ke pelukannya, lalu setelah terdengar pengumuman untuk keberangkatan ke China tinggal 5 menit lagi buru-buru kami melepas pelukan

“jaga dirimu baik-baik Qianie, semoga kau bahagia”

“kau juga Kyunie, baiklah aku pergi!” kami saling melempar senyum dan aku terus melihatnya berjalan menuju departure gate

Dan sekarang apa yang harus kulakukan? Apa aku harus bersikap biasa saja seperti Min Gi? Bersikap seolah tidak ada apa-apa? Astaga aku benar-benar kesal pada diriku sendiri.

 

TBC

Advertisements

Author:

Ordinary girl who loves Super Junior and Ice Cream ♥

47 thoughts on “Barca Vs You [Slide 7]

  1. akhiilr y kyuhyun sadar jg kli min Gu tau ssoal pettaruhan itu n maupergi ke americaa….
    semoga kyuhyun bisa ngebujuk Min Gi n mereka ngaak putus…

  2. huaa aku negatif thonking am vic..
    okee ternyataa dy baik yaa…
    aku jd gak enak..
    hihihi…
    lahh trus kalo mingi pergi kyuu gmnaa??
    yaa kpq mingi gak mnt oenjelasan dluu sii am kyuu..
    langsung ambil kesimpulan sndirii gituu aishh

  3. ternyata vic baik juga yahh..
    knpa min gi mau pindah ke Amerika??
    semoga kyu bisa nahan min gi, biar gk jadi ke Amerika. .

  4. Kasihan banget Min Gi… Min Gi aku yakin kau Kuat dan tegar… Kyu juga udah punya perasaan sayang padamu.. Jangn pergi Min Gi ya

  5. mwohaeee….??Aku kira ini ff ada semacam morfin atau sejenisnya..ckkkk oz dari tadi aku udah bilang pada diri sendiri satu part lagi besok baru lanjut…eghh tahu nya ampe sejauh ini aku baca..
    authornya daebbaakk dah pokok bikin setiap part makin penasaran aja…ampe buat reader terlena..hihiii §_§
    udah berharap kyu sadar n nerima hukumannya.siapa suruh mainin hati yeoja.
    ingat kyu min gi ntu yeoja bukan mainan buat ajang taruhan.

  6. Yaaah minginya prgi. .. karakter mingi di sini tenang bgt ya. .. walopun dia udh tau semua tpp ttp aja slow minginya. .. daebaaak!!

  7. wahhh… jadi keputusan mingi adalah mencoba menghindari kyuhyun yahh…
    semoga kisah akhirnya bahagia dehh… kekeke

    semangat terus author, ditunggu karya2 selanjutnya ^^

  8. ya memang lebih baik kayak gini dlu untuk sementara waktu, biarlah min gi pindah k’amerika, dia memang butuh waktu untuk nerima ini smua.. dan buat kyuhyun ayolah kyu jangan bingung, tunggu apa lagi kejar min gi, tahan dia biar gak jadi pindah, tahan dia untuk tetap dsini.. aku sdikit kesel ama kyuhyun..

  9. Ohhh ternyata vic emg ga maksud jahat toh, bagus deh dia balik ke china hehehe

    Nah tinggal sikap kyu ke min gi nih sama negesin sbnrny perasaan dia gmn ke min gi skrg

  10. Huh, kyuhyun mao ikutan pertukaran mahasiswa ke italia, dan dia g memberi tahu min gi.. Ckck perasaan aku victoria muncul cuma buat hubungan mreka mkin rumit, iya kyuhyun jdian sma min gi karna petaruhan, tpi kan skarang dia membuka hati.y buat min gi, lah victoria, malah ceritain smoa.y ,, gimana min gi g skit hati tw.y dari orang lain lg, bkan dri s’kyu.y,, kyuhyun jga dpet sms dri s’vic krna mao blik, langsung cuss aja, msih perhatian yah,, -_- min gi mao kuliah d amerika, seriusan, apa krna mao menjauh dri s’kyuhyun, lnjut.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s