Posted in Family, KyuGi, Married Life, Sad

Between (Scene 2)

Between 2

Author : Itha Paksi-@ithapaksi

Cast : Cho Kyuhyun, Han Min Gi, Cho Hee Joon, and other

Genre :  Romantic, Family, Sad

Rate : PG 17

Halo….Minal aidzin walfidzin yeorobeon 🙂 sehat semua kan? Oh ya, masih adakah  yang menunggu ff ini? semoga masih (berdoa dalam hati kekeke~) Fyi, huruf yang dicetak miring adalah flashback. Okay selamat membaca….

 

-Between-

Senin pagi yang cerah harus menjadi hari sial untuk para anggota meeting dari perusahaan Royal Alta Group karena mereka harus berbesar hati menerima amukan dari sang presdir muda. Disana Kyuhyun masih berdiri dan terus menatap garang para bawahannya.

Melihat para staff yang hanya bisa diam tanpa mau melawan, kembali membuat Kyuhyun harus menatap laptop yang diberikan oleh manager keuangan. “Apa hanya ini yang bisa kalian kerjakan? Hanya sebatas inikah kemampuan kalian dalam mengelola masalah ini?”

Hening…..sepuluh anggota rapat ini benar-benar dibuat bungkam oleh teriakan Kyuhyun.

“Jawab aku!”

Satu dari sepuluh orang disana, dia adalah Uhm Tae Hwang, sang manager keuangan mengangkat tangan. Pertanda bahwa ia meminta izin untuk membuka suaranya.

“Data yang kami berikan pada anda adalah satu-satunya jalan terbaik yang bisa kita ambil untuk menutup kevalidan ini presdir.”

“Omong kosong! Jadi kalian ingin aku mem-PHK ratusan karyawan yang tidak bersalah, begitu? Jawabanku tetap sama! Aku tidak akan melakukan itu.” Kyuhyun memang seorang presdir yang tegas dan sedikit keras pada para karyawannya. Tapi jauh dilubuk hatinya, ia adalah seorang yang tidak akan sampai hati berbuat tega pada orang lain. Termasuk pada karyawannya.

“Tapi kita tidak memiliki jalan lain presdir. Kita harus bisa menstabilkan kembali perusahaan jika tidak ingin sampai gulung tikar.” Dada Kyuhyun mencelos ketika kalimat pelan tadi disuarakan oleh salah satu staffnya. Astaga, sampai kapanpun Kyuhyun berjanji pada dirinya sendiri untuk terus mempertahankan perusahaan keluarganya ini.

“Apa kalian sudah mengajukan proposal pada beberapa perusahaan kerabat untuk membantu kita?”

“Sudah presdir. Dan sampai saat ini proposal yang kita ajukan belum mendatangkan kabar baik. Mungkin mereka sudah mendengar rumor jika beberapa perusahaan yang bekerjasama dengan kita telah mencabut saham mereka. Untuk itu mereka tidak ada yang berani mengambil risiko untuk memberikan kita pinjaman dana.” Kyuhyun memijit kepalanya pelan. Kenapa masalah perusahaan bisa menjadi serunyam ini. Bahkan selama Kyuhyun menjabat sebagai presdir, inilah perkara terparah yang harus ia terima.

“Jika memang perlu…aku yang akan bicara langsung pada mereka. Rapat kita akhiri sampai disini.” Serunya lantang dan bergegas kembali menuju ruangannya. Ia harus memikirkan kembali solusi yang tepat untuk menangani keuangan perusahaannya.

 

*****

Lidah Kyuhyun begitu kelu ketika melihat tubuh istrinya membeku bak patung. Disana, Han Min Gi masih setia melihatnya dengan tampang yang begitu sulit diartikan, terlihat begitu terkejut seakan tidak mempercayai matanya sendiri atas apa yang ia lihat. Oh siapa juga yang tidak terkejut melihat suamimu datang bersama dengan wanita dan seorang anak yang berada digenggamannya. Terlebih anak kecil yang terkenal dengan kepolosannya tersebut memanggil suaminya dengan sebutan ‘papa’.

“Han Min Gi…a…aku bisa jelaskan semuanya.”

Hening……

Han Min Gi masih setia dengan lamunannya, bahkan kini otak serta pikirannya mulai bercabang membuat asumsinya sendiri. Ia begitu yakin jika sebentar lagi kebahagiaannya akan runtuh.

“S….sayang.” Kyuhyun sudah berada dihadapan Min Gi, mengguncang pelan tubuh semampai wanita itu.

“……………..”

“A….aku akan jelaskan semuanya.”

“Ya, kau memang harus menjelaskan semuanya.” Jawab datar Min Gi. Astaga, ingin sekali rasanya ia berteriak dan menangis, tapi melihat ada dua orang asing dihadapannya, Min Gi seakan menahan semua keresahan itu.

“Jina-ssi masuklah, aku akan mengantarkanmu sampai kekamar.”

“Apa kita akan sekamar oppa?” Langkah Kyuhyun mendadak terhenti setelah mendengar pertanyaan pelan dari wanita bernama Kim Jina ini. Bahkan genggaman tangannya dalam menuntun putri dari wanita itu harus rela terlepas.

Dengan hati-hati Kyuhyun melihat kembali ke wajah Min Gi, dan ia menemukan raut wajah yang benar-benar tidak ingin ia lihat dari wajah manis istrinya itu. Disana Min Gi kembali terlihat begitu terkejut, wanita itu bahkan mulai berani menatap dalam-dalam mata Kyuhyun. Seolah meminta jawaban atas pertanyaan yang diajukan wanita asing tadi.

“Aku butuh penjelasnmu sekarang oppa! Apa maksudmu membawa wanita dan anak perempuan ini kerumah kita?” Suara Min Gi terdengar begitu bergetar. Percayalah, wanita itu sedang mati-matian menahan tangisnya.

“Kita bicara setelah aku mengantar Jina dan Nara.”

“Aku ingin sekarang. K….kumohon jawab saja rasa penasaran sialan ini.” Sahut Min Gi kembali.

“Oh Min Gi-ssi maaf jika kedatangan kami begitu mendadak. Tapi yang harus kau tahu adalah aku….”

“Kim Jina diam! Aku yang akan menjelaskan semuanya pada Min Gi, sekarang lebih baik aku antar kau dan Nara menuju kamar kalian.”

“Kau tidak kasihan dengan wajah terlukanya, ia harus tahu kebenarannya sekarang jika suaminya memiliki dua istri.”

Deg!

Oksigen disekitar Han Min Gi mendadak menguar menyisakan rasa yang begitu menyesakan. Ia tidak tahu bagian mana dari semua fakta ini yang membuatnya begitu terluka, entah itu karena ia mengetahui berita penting nan menyakitkan ini dari orang lain atau ia yang sudah gagal dalam menjadi seorang istri sehingga kini suaminya bisa jatuh kepelukan wanita lain.

“Han Min Gi…” Suara Kyuhyun tidak berarti apa-apa. Min Gi justru merasa kesal, bahkan marah hanya dengan mendengar suara ini. Dan tanpa membuang waktu lagi, Min Gi segera beranjak dari tempatnya menuju kamar. Ia tidak bisa lagi untuk menahan tangisannya, ia butuh mengeluarkan rasa kecewa dan sedihnya detik ini juga.

Tanpa mau membuang waktu, Kyuhyun segera beranjak untuk mengejar Min Gi. Ia harus menjelaskan semuanya pada sang istri tanpa mau mengulur waktu barang satu detik.

Disana, tepat diranjang besar nyaman mereka…..mata Kyuhyun menangkap visual Min Gi yang tengah terduduk disisi tempat tidur seraya membelakanginya. Melihat bagaimana punggung sang istri yang terlihat bergetar, Kyuhyun sudah bisa menangkap jika Han Min Gi sedang menangisi perbuatan brengseknya. Dalam hati Kyuhyun merutuki dirinya sendiri jika ia benar-benar tengah bertransformasi menjadi pria brengsek yang tidak bertanggung jawab atas Han Min Gi.

Masih ingat betul dikepalanya, jika ia sudah berjanji pada kedua orang tua wanita tersebut bahwa ia akan menjaga dan membahagiakan Han Min Gi dengan segenap jiwanya. Bahkan ketika sumpah ikrar pernikahan mereka terucap, Kyuhyun berjanji pada dirinya sendiri jika ia harus bisa membahagiakan sahabat kecilnya ini. Walau mereka tumbuh bersama seperti layaknya saudara, percayalah….jika Kyuhyun benar-benar sudah bisa menganggap Min Gi sebagai wanitanya. Wanita yang nantinya menjadi ibu dari anak-anaknya kelak.

Namun menyadari fakta yang saat ini sudah terjadi, Kyuhyun benar-benar tidak habis pikir jika ia bisa dengan mudahnya mengingkarinya janjinya tersebut. Oh Tuhan…..Kyuhyun benar-benar ingin mengubur dirinya sendiri.

“H….Han Min Gi.” Dengan suara parau, Kyuhyun mencoba untuk memanggil istrinya. Mencoba menjelaskan atas apa yang sudah terjadi saat ini.

“……………”

“B….bisa kita bicara? Ada banyak hal yang ingin kujelaskan padamu.” Perlahan namun pasti langkah Kyuhyun sudah terayun untuk bisa mencapai tempat dimana Min Gi berada.

“Kenapa oppa? K….kenapa oppa melakukan ini padaku.” Kyuhyun memejamkan matanya sebentar kala telinganya mendengar suara bergetar Min Gi. Ia benar-benar tidak ingin melihat Min Gi-nya terluka. Menangis hingga tersedu-sedu seperti ini.

Dahulu Kyuhyun memang sering membuat Han Min Gi menangis karena candaan usilnya, dan demi Tuhan ia melakukan semua candaan itu karena ia senang melihat wajah kesal bercampur air mata milik Min Gi. Namun apa yang terjadi sekarang bukanlah sebuah keusilan atau candaan semata. Han Min Gi menangis karena perbuatan kejinya dan Kyuhyun benci dengan kenyataan ini.

“Aku terpaksa…sungguh.”

Min Gi masih bertahan diujung ranjang besar mereka dengan tangisannya. Seolah kalimat yang keluar dari bibir Kyuhyun tidak terdengar dikedua indra pendengarnya.

“Sungguh Han Min Gi….aku terpaksa melakukan semua ini.”

“Terpaksa kau bilang???? Demi Tuhan oppa, ini sebuah pernikahan bukanlah permainan!!!”

Arrayo! Situasi yang memaksaku melakukan semua ini dan aku benar-benar tidak memiliki pilihan lain.” Min Gi melihat Kyuhyun tajam, dan Kyuhyun benar-benar tidak berani untuk menatap ulang kedua mata indah itu. Ia sudah tahu dari awal jika memberikan penjelasan dengan alasan ini pada Min Gi tidaklah mudah.

“Lalu ketika kita dijodohkan, apa kau juga melakukannya dengan terpaksa?”

“Tidak! Sama sekali tidak Han Min Gi. Aku menikahimu karena aku ingin membahagiakanmu, sungguh.”

“Tidak usah memberi jawaban seperti itu hanya untuk membuat keadaanku lebih baik. Aku tahu pasti siapa wanita itu. Hanya katakan jika kau masih tidak bisa melupakannya oppa.”

“Han Min Gi dengar ak…..”

“Aku tahu jika dia adalah cinta pertamamu sehingga sulit untukmu bangkit darinya.” Melihat mata Han Min Gi yang terus mengeluarkan air mata benar-benar sukses membuat Kyuhyun sesak. Pria berusia 30 tahun ini mengusap wajahnya sebentar, berusaha untuk tidak terpancing emosi karena menyadari dirinya lah penyebab semua air mata itu keluar.

“Bukan seperti itu. Kau tahu perusahaan sedang sangat valid, lalu anggaplah pernikahan ini sebagai salah satu usahaku untuk mempertahankannya. Pernikahan bisnis, kau mengerti kan?”

“Jangan mengatasnamakan perusahaan dengan apa yang sudah kau lakukan!”

“Han Min Gi kumohon percayalah padaku.” Mata Min Gi membelo sempurna ketika dengan tiba-tiba Kyuhyun sudah berada dibawahnya, berlutut seraya menunduk penuh penyesalan.

10576987_371759089648865_7460313701145475608_n

Min Gi membuang wajahnya kesamping, mengeratkan kedua matanya untuk tertutup meredam air matanya yang terus mengalir. Melihat Kyuhyun begitu menyesal, menyadari keadaan yang menyakitkan ini benar-benar membuatnya begitu terkejut. Ia mengenal Kyuhyun selama 20 tahun hidupnya dan ia tahu pasti Kyuhyun begitu menjaga dan menyayanginya. Bahkan ketika ia memiliki kekasih, Kyuhyun selalu menjadi orang pertama yang selalu bersikap posesif akan hal yang selama ini ia lakukan bersama sang kekasih. Kyuhyun bagaikan penjaga abadi dihidup seorang Han Min Gi.

“Aku tidak bisa membiarkan perusahaan gulung tikar dan membiarkan para pekerja yang sudah bertahun-tahun mengabdi di PHK begitu saja.”

“………………….”

“Mencari pinjaman kebeberapa perusahaan sudah kulakukan namun hasilya nihil. Mengetahui perusahaan yang hanya tinggal menunggu waktu untuk jatuh, banyak investor yang menarik kembali saham mereka. Dan….dan Kim Jina lah satu-satunya yang bisa membantu saat itu.”

“Kenapa kau tidak mengatakan semuanya padaku? Kita menikah bukan hanya untuk membagi kesenangan, tapi juga duka. Kau bisa menggunakan tabungan orang tuaku untuk mengatasi masalah ini. Istri macam apa aku yang tidak bisa merasakan beban berat suamiku sendiri. Oh astaga….aku benar-benar merasa telah gagal menjadi istrimu oppa.” Tawa hambar itu keluar begitu saja dari bibir ranum Han Min Gi. Dan Kyuhyun begitu peka jika apa yang saat ini Min Gi lakukan hanyalah untuk meredam kesedihannya saja.

Kyuhyun memberanikan diri untuk menggapai tubuh itu, ia mencoba untuk mendekap istrinya. Kyuhyun ingin Han Min membagi kesedihan yang saat ini ia rasakan. Terus terang saja, ia pun begitu merindukan dalam memeluk tubuh Han Min Gi karena sudah 3 bulan ini ia pergi meninggalkan wanitanya tanpa kabar. “Tabungan itu hanya untuk biaya pendidikan adikmu dan aku tidak akan menyentuhnya barang satu sen pun.”

Min Gi menggeleng sempurna, seolah menyanggah semua perkataan Kyuhyun. “Oppa ottohke? Aku harus bersikap bagaimana? Aku tidak akan sanggup membagimu dengan wanita lain.” Mendengar suara tangisan dan kalimat pelan yang baru saja diucapkan Min Gi, kontan membuat Kyuhyun mengeratkan pelukannya. Sejujurnya ia pun bingung akan bersikap apa jika nanti mereka benar-benar hidup bersama. Memiliki dua istri? Sungguh, hal itu benar-benar tidak ada dalam daftar tujuan hidup Kyuhyun.

 

*****

“Cho Kyuhyun, keuji?” Kyuhyun menghentikan langkahnya ketika mendengar seseorang memanggil namanya. Membalikan tubuh, ia bisa melihat jika ada seorang wanita cantik dengan setelan formal khas wanita karir tersenyum melihatnya.

“Kim Jina?”

“Majjayo! Omo….sudah berapa lama kita tidak bertemu?” Kyuhyun ikut tersenyum ketika menyadari wanita itu juga tersenyum padanya. Hingga pada akhirnya obrolan mereka tidak hanya berlangsung digedung perusahaan besar ini.

 

-DMond Restaurant-

“Apa yang kau lakukan disana Jina-ssi?”

“Perusahaanku sedang melakukan kerja sama dengan Silver Corporation. Kau sendiri? sedang bekerjasama juga?” Tanya Jina sesaat sebelum ia menyuap sepotong cake.

“Tidak, aku sedang meminta bantuan pada perusahaan itu. Semacam meminta pinjaman dana.” Melihat Kyuhyun sejenak, Jina menyadari jika nada bicara pria itu tidaklah terdengar baik. Ia sangat yakin jika terjadi hal besar hingga Kyuhyun sendiri yang bertandang keperusahaan asal Jepang itu. Setahunya, Kyuhyun adalah anak salah seorang pengusaha ternama di Seoul. Bahkan semasa kuliah dulu Jina sempat dikenalkan oleh Kyuhyun kepada kedua orang tuanya.

“Apa perusahaanmu baik-baik saja?” Diam sesaat, Kyuhyun dibuat bingung oleh pertanyaan ini. haruskah ia merendahkan dirinya jika perusahaan keluarganya sedang tidak baik-baik saja.

“Kami sedang memiliki sedikit masalah.” Hanya jawaban itu yang bisa Kyuhyun katakan pada wanita dihadapannya ini.

“Ngh….bagaimanapun aku hanya bisa mendoakan semoga masalahmu segera selesai.”

“Ya terima kasih.” Mereka tersenyum satu sama lain. Tidak bertemu selama 9 tahun tentu membuat mereka sedikit terkejut. Tidak menyangka jika pada akhirnya akan kembali bertemu ditempat yang tidak terduga.

Kyuhyun dan Jina bukanlah sekedar teman biasa. Mereka pernah menjalin kasih semasa kuliah dulu, dan untuk Kyuhyun…wanita bermarga Kim itu adalah wanita pertama yang menyandang gelar sebagai kekasihnya. Hubungan mereka berjalan baik selama setahun, hingga pada akhirnya kandas karena Jina harus pindah keluar negeri mengikuti kedua orang tuanya.

Hingga 9 tahun ini mereka sama sekali tidak pernah berhubungan lagi satu sama lain, mereka lost contact begitu saja. Dan sama sekali tidak mengetahui kabar satu sama lain.

“Kau….sudah menikah?” Obrolan kembali dibuka oleh Jina. Dan demi Tuhan, wanita itu benar-benar mengumpulkan keberaniannya demi mengeluarkan pertanyaan yang baru saja ia ajukan.

“Sudah.” Deg! Akhirnya jawaban yang tidak ia harapkan keluar dari mulut Kyuhyun. Kim Jina sadarlah, ini sudah 9 tahun berlalu, tentu saja semuanya sudah berubah. Begitupun dengan perasaan Kyuhyun padamu.

“W…woah senang mendengarnya haha. Cho Kyuhyun yang tampan memang seharusnya sudah menikah, keuji? Hehe. Ah ya, siapa wanita beruntung itu? apa aku mengenalnya?”

“Ya, kau sangat mengenalnya. Dia adalah Han Min Gi.”

“Omo….jeongmalyo? astaga ternyata dunia begitu sempit. Ternyata jodohmu tidaklah harus seseorang yang berasal dari tempat jauh. Kau menikahi adikmu sendiri haha.” Jina tentu mengenal Han Min Gi. Ketika ia berpacaran dengan Kyuhyun, pria itu sudah mengenalkannya dengan sahabat yang sudah ia anggap seperti adiknya tersebut. Min Gi juga begitu baik padanya, wanita yang terpaut usia 3 tahun dibawahnya itu sudah seperti kantong Doraemonnya. Dan Jina begitu senang mengenal wanita bermarga Han itu, karenanya pula Jina bisa mengorek informasi terkait dengan Kyuhyun.

“Adik bertemu ketika kanak-kanak.” Koreksi Kyuhyun dengan tawa renyahnya.

“Ya, kau benar haha.”

“Kau sendiri, sudah menikah?”

Jina tersenyum mendengar pertanyaan Kyuhyun, ia pun bingung ingin menjawab pertanyaan Kyuhyun dengan apa. Namun tanpa mau membuat pria itu menunggu lama, Jina pun menjawabnya dengan, “aku memiliki seorang putri.”

“Dia pasti sama cantiknya denganmu.” Jawab Kyuhyun tulus pada Jina.

“Terima kasih. Anakmu juga pasti sama tampannya denganmu.”

“Ya dia memang tampan, namun tingkahnya menuruni ibunya. Ia begitu senang berceloteh.” Jina tertawa mendengar ucapan Kyuhyun. Namun jauh dilubuk hatinya, ia merasa sedikit terganggu mendapati fakta ini. Kyuhyun sudah memiliki keluarga dan nampaknya mereka adalah keluarga yang harmonis. Akh, namun apa yang sudah terjadi memanglah salahnya, ia yang meninggalkan Kyuhyun. Jadi untuk apa merasa menyesal.

“Aku harus pergi. Terimalah kartu namaku, jika kau butuh bantuan kau bisa menghubungiku. Itabwa Kyuhyun-ssi. Senang bisa berjumpa kembali denganmu.” Kyuhyun menerima kartu nama Jina dan tersenyum sebentar seraya berjabat tangan sebelum pada akhirnya Jina pergi meninggalkan restaurant ini.

 

*****

Suasana sarapan dirumah Kyuhyun dan Min Gi begitu canggung dan dingin. Mungkin jika biasanya Min Gi harus mengeluarkan suaranya keras-keras karena tingkah sang putra yang kerap kali merecokinya dalam membuat sarapan, namun kali ini tidak ada suara bising sama sekali. Disatu sisi, melihat adanya dua orang asing dirumahnya, tentu membuat Joon bertanya-tanya pada ibunya. Dan untuk membalas pertanyaan Joon, Min Gi hanya bisa diam dengan menyahutinya dengan topic lain seperti menyuruhnya untuk segera mandi.

“Ibu, apa ayah belum pulang? Kenapa hanya ada ahjumma dan noona itu dirumah kita? Aku ingin ayah yang ada disini bukan mereka.” Min Gi meletakan mangkuk sereal kehadapan putranya dan mulai menuangkan susu kedalamya.

“Ibu kenapa diam saja? Joon sedang bertany…”

“Selamat pagi semua.” Itu suara Kyuhyun, pria itu baru saja menuruni tangga dan menyapa semua orang yang ada dirumah ini. Percayalah, Kyuhyun sedang berusaha untuk mulai memerankan karakternya dengan baik disini. Pria itu hanya tidak mau terus menerus berada dalam lingkaran rasa bersalah. Bagaimanapun juga ia harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah ia perbuat.

“Ayah!”

“Papa!” Sahutan itu berasal dan Joon dan Nara. Kedua bocah itu segera berlari dan berlomba untuk sampai kepelukan Kyuhyun.

Menyadari seseorang yang asing mengambil sesuatu yang sangat berharga untuknya, sontak membuat Joon mencebikan bibirnya dan memandang kosong pemandangan itu. Ia sudah berniat untuk menunjukan topi baru yang kini dikenakannya ketika sang ayah pulang. Namun melihat apa yang sedang dilakukan anak perempuan ini benar-benar membuatnya jengkel. Siapa anak perempuan itu? kenapa ia berani sekali memeluk ayahnya seerat itu.

joon

“Oh Joon kemarilah.” Langkah Joon memang sempat terhenti ketika melihat anak perempuan itu berlari mendahuluinya demi untuk mencapai kepelukan sang ayah.

Noona, dia ayahku kau tidak boleh memeluknya sembarangan begitu.”

“Dia ini papaku.” Joon mengerti arti dari kata ‘papa’ yang berarti itu adalah sebutan untuk orang tua laki-laki. Sama halnya dengan dirinya yang menyebut ayahnya dengan sebutan ‘ayah’.

Dan satu fakta lagi, beberapa temannya juga menyebut ayah mereka dengan sebutan ‘papa’. Mengetahui hal itu, bukankah artinya anak perempuan disampingnya ini juga anak dari ayahnya?

“Ayah milik Joon bukan milik noona.” Joon mulai menarik baju Nara demi melepaskan rangkulan Nara pada Kyuhyun. Sungguh, Joon tidak terima jika ayahnya diambil oleh orang lain. Ayahnya hanya miliknya dan akan selamanya begitu.

“Sst…anak ayah tidak boleh kasar dengan wanita. Ayah milik Joon, hem? Kemari berikan ayah pelukan, eoh.” Joon segera berhambur kepelukan Kyuhyun. Bocah ini bahkan memeluk erat leher ayahnya. Sepertinya ia benar-benar merindukan Kyuhyun.

“Kau juga Nara, kemarilah.” Mengetahui Nara yang hanya bisa berdiri menyaksikan kehangatannya bersama Joon, tentu membuat Kyuhyun tidak tega melihatnya. Dan tanpa menunggu lama, Nara segera bergabung bersama Joon untuk memeluk Kyuhyun.

Disisi lain, kedua wanita berstatus sebagai istri Kyuhyun itu hanya mampu terdiam tanpa mau mengganggu keintiman yang sedang Kyuhyun bangun bersama Joon dan Nara. Min Gi sendiri kembali melakukan tugasnya unntuk menyiapkan sarapan, ia benar-benar tidak mau melihat bagaimana anak Jina memperlakukan Kyuhyun bak ayahnya sendiri. Terus terang Min Gi belum siap untuk itu.

Eoh, ibu masak apa pagi ini? kelihatannya enak.” Celotehan Kyuhyun terdengar begitu jelas ditelinga Min Gi, namun wanita itu seolah menulikan telinganya tidak mempedulikan godaan Kyuhyun.

“Ibu merindukan ayah juga. Ayah tahu? Selama ayah pergi kami selalu bercerita tentang ayah dan ibu bilang ayah akan pulang secepatnya. Dan ternyata benar! Hari ini ayah benar-benar pulang.” Kyuhyun tertawa hambar setelah mendengar celotehan polos putranya. Lihatlah kelakuanmu Kyuhyun, anak dan istrimu begitu merindukanmu namun apa yang kau berikan pada mereka? Hanya berita dan kenyataan pahit ini.

Annyeong Joon senang bertemu denganmu.” Ini suara Jina, wanita itu sedang mencoba untuk memulai berkenalan dengan anak Kyuhyun.

Annyeong hasseyo, ahjumma nuguseyo?” Kyuhyun dan Min Gi benar-benar mengajarkan tata krama yang baik pada Joon, dimana ia harus berlaku sopan pada orang yang baru dikenalnya.

“Oh ahjumma adalah…ehm, hanya panggil saja ahjumma dengan mama, arrachi?” Sambung Jina dengan senyum cantiknya.

“Panggil dia dengan Nara eomma atau ahjumma, buka dengan sebutan lain. Joon arrachi?” Min Gi tiba-tiba membuka suaranya. Wanita berusia 25 tahun itu segera bergabung dengan duduk disamping Joon.

“Jangan mendoktrin anakku dengan hal yang tidak-tidak eonni, kau mengerti maksudku kan’?”

“Han Min Gi pelankan suaramu.” Sambung Kyuhyun ketika menangkap sinyal jika Min Gi mulai kembali menampilkan emosinya.

“Ups maaf, aku hanya tidak terbiasa saja dengan keadaan begini. Cha silakan dimakan hidangannya, Joon makan dengan benar dan jangan menyisakan serealmu.” Joon hanya menuruti ucapan ibunya, ia tahu benar jika sang ibu sedang tidak dalam keadaan yang baik pagi ini. Terbukti dengann celotehan bernada datar dan dinginnya ini. Belum lagi sang ibu menampilkan wajah masam ketika kini ia menyendokan nasi dan lauk kepiring ayahnya.

“Terima kasih.” Kyuhyun berujar seraya tersenyum ketika Min Gi tetap melayaninya dengan baik.

“Ah kopimu biar kusiapkan.” Jina bernajak dari duduknya untuk membuatkan kopi Kyuhyun. Min Gi sendiri hanya kembali memasang raut kesalnya kala menyadari kebodohannya pagi ini yang lupa membuatkan kopi untuk sang suami.

“Apa…dia juga akan melayanimu seperti apa yang aku lakukan padamu oppa?” Min Gi memandangi wajah Kyuhyun dengan ucapan lirihnya. Dan Kyuhyun paham benar akan makna ‘melayani’ dari pertanyaan Min Gi. Agaknya Han Min Gi masih belum bisa menerima Jina sebagai istri kedua Kyuhyun.

 

*****

“Aku meminta bantuanmu Jina, tapi kenapa kau berbuat ini padaku?” Kyuhyun terperangah memandangi kertas yang baru saja diberikan Jina. Ia benar-benar dibuat shock atas hasil yang tertera dikertas tersebut.

“Aku hanya ingin keadilan kembali padaku Kyuhyun oppa.”

“Tapi ini GILA!!! Kita baru bertemu kembali 3 kali dan dipertemuan terakhir kita kau ingin aku menikahimu! Dan sekarang….oh sesange!” Kyuhyun tidak sanggup untuk meneruskann ucapannya. Idenya yang terlintas begitu saja untuk kembali menghubungi Jina demi meminta bantuan berbuah bencana untuknya.

“Aku sudah menahannya selama 9 tahun oppa. Kumohon nikahi aku demi Nara.” Jina mengiba meminta Kyuhyun menuruti keinginannya. Pria bermarga Cho itu hanya mampu berkacak pinggang seraya mengadahkan wajahnya keatas, bermaksud untuk menetralkan pikirannya yang kini dipenuhi berbagai beban. Oh Tuhan, masalah perusahaan saja belum selesai dan sekarang ditambah dengan masalah dari mantan kekasihnya ini.

“Aku sudah menikah, aku juga memiliki anak Kim Jina. Tidakkah kau memikirkan perasaan mereka? Apa yang harus kukatakan pada istri dan anakku nantinya?”

“Kau tidak bisa menerima Nara sebagai anakmu, begitu?”

“B…bukan begitu, ini terlalu mendadak untukku. Astaga, benarkah dia anakku?”

Plak!

Satu tamparan mulus berhasil mendarat dipipi Kyuhyun. Pria itu bahkan seakan mati rasa akan rasa sakit yang diakibatkan oleh tangan Kim Jina. Kyuhyun bahkan rela jika wanita bermarga Kim itu menamparnya sampai puas, asalkan setelahnya ia bisa terbangun dari mimpi buruk ini.

“Harus dengan cara apa aku membuktikannya padamu. Kau lihat hasil DNA itu! 99% hasilnya positif!” Sekali lagi Kyuhyun menatap gamang kertas ditangannya. Ucapannya yang ingin meminta bukti pada Jina berbuah pahit.

Diawal, Jina memang berjanji akan memberikannya biaya untuk menyelesaikan masalah keuangan yang tengah melilit perusahaan keluarga Cho. Tapi diakhir kalimat Jina meminta ganti bukan dengan uang kembali, melainkan dengan Kyuhyun menikahinya. Bukankah itu diluar nalar?

Terlebih ketika Jina mengatakan jika putrinya adalah darah daging Kyuhyun, tentu Kyuhyun dibuat mati suri kala mendengarnya. Yang benar saja! selama ini kemana Kim Jina, kenapa baru sekarang ia meminta pertanggung jawaban? Oleh sebab itu Kyuhyun meminta bukti berupa test DNA untuk meyakinkan jika putri Jina adalah darah dagingnya sendiri.

Dan setelah hasilnya keluar? Jantung Kyuhyun seakan dipompa habis-habisan. Ia tidak sanggup, atau bahkan tidak siap untuk menerima kenyataan ini.

“Kenapa kau baru memintaku untuk menikahimu! Kemana saja kau selama ini, hah!”

“Aku disembunyikan keluargaku Cho! hamil diluar nikah? Kau pikir akan seperti apa keluargaku menerima? Nama keluarga dan Perusahaan kami bisa tercorenng hanya karena masalah ini. Dan aku tidak ingin anak yang kukandung digugurkan begitu saja.”

Kyuhyun tercenung, mendengar penjelasan Jina. Benarkah ini alasan mengapa Jina harus pindah keluar negeri? Karena kehamilannya akan kesalahan mereka dimasa lalu? Sial, Kyuhyun benar-benar menjelma sebagai lelaki brengsek hanya dalam sehari. Secara tidak langsung ia sudah melukai istri dan anaknya, dan juga melalaikan tanggung jawabnya atas Jina dan Nara, putri kandungnya.

“Kumohon….hanya demi Nara.” Lirih Jina kembali meminta belas kasihan Kyuhyun.

 

*****

Han Min Gi hanya mampu menatap pintu kamarnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Dulu ia merasa biasa saja dan selalu memperlihatkan senyuman ketika Kyuhyun keluar dan masuk dari pintu itu. Namun sekarang rasanya sungguh sangat berbeda, Min Gi selalu merasa cemas seolah merasa terganggu dengan kepergian suaminya dari kamar mereka. Dalam hati, Min Gi selalu menguatkan diri jika kini Kyuhyun bukan lagi sepenuhnya milik Joon dan dirinya, ada Kim Jina dan Nara yang kini juga menjadi tanggung jawab Kyuhyun. Memikirkan hal ini benar-benar menguras emosi dan kesabaran Min Gi. Heol! Ia tidak mau dimadu, memangnya wanita mana yang sanggup dimadu? Tidak ada bukan.

Dan sekarang, pria yang selama ini ia yakini bisa membahagiakannya lahir dan batin harus rela mengingkari janjinya tersebut hanya demi alasan dalam mempertahankan perusahaan. Haruskah Min Gi menjadi egois dengan tidak menerima semua kenyataan ini? atau ia harus rela menerima kenyataan dan memahami situasi ini, dimana menikahi Jina adalah satu-satunya jalan yang bisa Kyuhyun ambil.

“Kau belum tidur?” Lamunan Min Gi harus rela terpecah akibat suara Kyuhyun. Suaminya itu baru saja memasuki kamar dengan wajah lelahnya. Ya, menangani perusahaan yang nyaris collapse memanglah bukan hal mudah.

“Kau mau makan atau mandi dulu?”

“Aku sudah makan, aku hanya ingin segera membersihkan diri dari tubuh yang lelah ini.” Canda Kyuhyun yang segera meletakan tas kerjanya keatas meja dan berlalu menuju kamar mandi dikamar mereka.

Min Gi sendiri hanya mengangguk seadanya dan segera membawakan pajama Kyuhyun dari walk in closetnya. Setelahnya ia kembali menuju ranjang, bersandar disana menunggu Kyuhyun selesai membersihkan diri.

5 menit…

10 menit….

17 menit….

Cklek…

“Kau sedang apa sayang?” Kyuhyun keluar bersamaan dengan rambut basahnya dan jubah handuk yang kini melilit tubuhnya. Mengeringkan rambutnya sebentar, setelahnya ia sudah bertelanjang membuka jubah mandi dan menggantinya dengan pajama biru yang sudah Min Gi siapkan.

Kyuhyun melihat istrinya yang kini tengah menggigit ibu jarinya, salah satu kebiasaan Min Gi ketika ia sedang gugup atau ketakutan.

Mg

“Ketika oppa mengatakan telah menikah dengan Jina eonni, aku bersumpah….rasanya duniaku berhenti detik itu juga. Oppa adalah suamiku, ayah dari anakku, milikku dan Joon…dan aku tidak pernah membayangkan jika kau juga akan dimiliki oleh orang lain.” Min Gi mulai mengubah posisinya dengan duduk memeluk lutut. Kini ia menggigit bibir bawahnya pelan berusaha untuk tidak kembali menangisi takdirnya.

“Han Min Gi kumohon jangan seperti ini, kau membuatku begitu bersalah.” Kyuhyun mulai beranjak, menyusul Min Gi yang kini berada diranjang mereka.

Oppa tahu bukan, jika oppa sangat berharga untukku. Dan ketika sesuatu yang berharga itu harus kubagi dengan orang asing, rasanya….aku benar-benar tidak rela.”

“Ssst…sampai kapanpun aku tetaplah milikmu dan milik Joon. Kau dan uri Joon juga sangat berharga untukku, untuk itu kumohon….tetaplah disampingku, tetaplah bertahan bersamaku.” Min Gi menerima pelukan dan ciuman yang Kyuhyun layangkan pada keningnya.

Andai pria ini tahu, setiap kesalahan dan setiap kesakitan yang dulu pria ini layangkan padanya selalu bisa Min Gi maafkan. Mulai dari Kyuhyun yang selalu melarangnya berdekatan dengan pria lain, hingga ketika Min Gi memiliki kekasih pun harus mendapatkan kemarahan Kyuhyun yang rela mendiaminya selama berminggu-minggu. Namun ketika pria itu memiliki kekasih, Min Gi harus selalu bisa berakting gembira dengan berita menyesakan tersebut. Bahkan dulu Min Gi harus berpura-pura mendukung hubungan Kyuhyun dengan para kekasihnya. Dan kenapa Min Gi sampai harus rela diperlakukan seperti itu oleh Kyuhyun? jawabannya karena Min Gi begitu mencintai seorang Cho Kyuhyun. Orang bilang cinta itu buta, mungkin makna itu memang benar adanya. Karena setiap kesakitan yang Kyuhyun berikan selalu bisa Min Gi terima dengan mudahnya.

Min Gi tidak ingin pria lain, Min Gi hanya ingin Kyuhyun untuk menjadi masa depannya. Ia bahkan tidak bosan-bosan untuk terus berdoa pada Tuhan untuk bisa dipersatukan dengan sahabat kecilnya tersebut. Hingga pada akhrinya Tuhan mengabulkan doanya, Min Gi begitu bersyukur.

Dan sekarang, mendapati Kyuhyun yang kembali menyakitinya, Min Gi merasa harus bisa bertahan. Jauh didalam lubuk hatinya, tanpa adanya Kyuhyun…Min Gi seakan tidak bisa untuk hidup. Entah sejak kapan, sudah sedari dulu pria itu menjadi belahan jiwanya.

Oppa aku benar-benar tidak bisa kehilanganmu.”

“Aku akan terus menggenggam tanganmu dengan kuat. Terlepas dengan adanya Jina dan Nara, kau tetaplah istriku…ibu dari anak-anakku.” Bisakah Min Gi menerima jawaban ini? benarkah hanya Min Gi yang nantinya menjadi ibu dari anak-anaknya. Bagaimana jika nanti Kyuhyun memiliki anak dari Jina? Tidak…Min Gi tidak akan rela.

Oppa, a…..apa kau juga akan bercinta dengan eonni?”

Kyuhyun terdiam….ia tidak tahu harus menjawab apa. Semuanya begitu mendadak dan Kyuhyun belum sempat memikirkan kehidupan rumah tangganya dengan Jina akan seperti apa.

“P….pakailah pengaman jika kau berhubungan dengan eonni.” Sambung Min Gi menjawab kebisuan Kyuhyun.

“Apa?”

“Kumohon! A…aku tidak akan sanggup jika kau memiliki anak dari wanita lain.” Deg! Jantung Kyuhyun kembali ditekan begitu keras. Bagaimana ia menjelaskan jika Nara adalah darah dagingnya dengan Jina? Astaga rasanya ia tidak akan sanggup untuk kembali membuat Min Gi terluka. Mungkin ia harus menutup rapat-rapat masalah Nara kepada Min Gi.

“Kau memberiku izin untuk berhubungan dengan Jina?” Min Gi diam, seolah sedang memikirkan pertanyaan sukar yang baru saja keluar dari bibir suaminya.

“D…dia juga istrimu. Apa aku bisa bersikap egois dengan membiarkanmu tidak menafkahinya secara batin?” Kyuhyun sendiri tercenung mendengar penuturan pelan dari Han Min Gi. Ia benar-benar tidak menyangka jika istrinya bisa memikirkan hal sejauh ini tentang Jina.

“Entahlah Han Min Gi, rasanya begitu mendadak untukku. Menyadari adanya Jina dikehidupan kita…itu membuatku sedikit tertekan. Aku bahkan bingung harus bersikap apa kepada kalian berdua?”

“Aku bahkan sempat berpikir jika nantinya oppa akan berpindah-pindah kamar. Mungkin setiap hari kau bisa tidur dikamar yang berbeda, mengingat tanggung jawabmu bukan lagi dilimpahkan padaku dan Joon.” Min Gi benar. Haruskah ia juga tidur bersama Jina? Oh sial, kenapa sulit sekali menjalankan peran ini.

Oppa masih mencintai Jina eonni?” Sontak kepala Kyuhyun terarah menuju wajah frustasi Min Gi. Pertanyaan Min Gi begitu menohok hatinya.

Nde?”

Knock…knock…knock…

Bunyi ketukan pintu mampu membuat rengkuhan Kyuhyun pada Min Gi terlepas, pasangan suami istri itu saling menatap sejenak seolah bertanya melalui mata mereka siapa seseorang yang sudah mengganggu quality time mereka.

“Biar aku saja.” Sahut Min Gi kemudian.

Pintu terbuka dan nampaklah Jina dengan gaun tidurnya. Wanita itu tersenyum sebentar sebelum pada akhirnya membuka suara. “Maaf mengganggu waktu kalian. Aku hanya ingin memastikan jika Kyuhyun oppa sudah tiba dirumah.”

Min Gi menghembuskan nafasnya pelan. Ini dia salah satu kepahitan yang harus ia telan bulat-bulat. Mulai saat ini ia harus rela jika istri kedua suaminya ini juga turut serta dalam berbagi kecemasan terkait pria bermarga Cho itu.

“Aku sudah pulang 40 menit yang lalu Jina-ssi.”

“Oh syukurlah, ah ya apa kau sudah makan?”

“Sudah. Kau sendiri sudah makan?” Ada perasaan tidak nyaman dihati Min Gi ketika Kyuhyun mencoba membuat perhatian kecil pada Jina.

“Sudah juga. Emh….malam ini oppa akan tidur bersama Min Gi lagi?” Pertanyaan macam apa ini! ambigu sekali!

“……………..”

“T….tidak apa-apa jika memang oppa tidur bersama Min Gi kembali. Aku hanya bertanya, jika begitu aku kembali kekamarku. Selamat malam semua.” Wanita itu tersenyum kembali dan melangkah meninggalkan kamar Min Gi dan Kyuhyun.

“Jelas sekali jika Jina eonni memintamu tidur bersamanya oppa.” Desis Min Gi pelan sembari menutup pintu kamar mereka.

“………………”

“Wanita itu benar-benar masih mencintaimu oppa. Bahkan ia rela berbuat begini hanya untuk menikah denganmu.”

“Han Min Gi aku harus bagaimana?”

“Akh rasanya aku ingin sekali berteriak! Aku ingin kau tetap disini tapi wanita itu…ia juga memiliki hak atas dirimu!”

“Han Min Gi…”

“Jika kau bisa menikahi dua wanita, itu artinya kau sudah harus bisa berbuat adil. Apapun keadaannya, kau harus bisa membagi dirimu dengan adil.” Kyuhyun menggenggam erat bantal dihadapannnya. Bisakah nantinya ia berbuat adil? Berbagi kasih sayang pada kedua wanita itu tanpa membuat salah satu dari mereka tersakiti. Oh astaga kenapa sulit sekali menjadi seorang Cho Kyuhyun.

Oke! Mulai detik ini Kyuhyun harus bisa berpikir dan bertindak dengan baik sesuai alurnya. Ia tidak ingin lagi membuat kesalahan yang akan membuatnya kesulitan. Cukup dua kesalahan fatal saja, pertama dengan memperkerjakan mantan direktur perusahaan yang sudah bertindak korupsi hingga membuat perusahaannya collapse sedemikian rupa dan yang terakhir adalah membiarkan Jina pergi membawa serta janinnya tanpa diketahuinya. Dan Kyuhyun tidak ingin lagi ada yang tersakiti karena kebodohannya. Terlebih Min Gi, ia tidak mau istri manisnya tersebut kembali sedih karena tindakannya.

“A…aku akan ke kamar Jina. Kau tidak apa-apa kan?”

Astaga apa telinga Min Gi tidak salah dengar. Kyuhyun bertanya mengenai perasaannya saat ini? kyuhyun bodoh! Tentu saja Min Gi sangat tidak rela jika Kyuhyun pergi kekamar istri keduanya itu. Apa sudah saatnya Min Gi belajar untuk ikhlas menerima semua ini? rasanya Min Gi masih belum mampu membagi suaminya pada Kim Jina.

 

To be continued…..

Advertisements

Author:

Ordinary girl who loves Super Junior and Ice Cream ♥

47 thoughts on “Between (Scene 2)

  1. Pst sangat sakit ditambah nanti min gi tau kl nara adalah darah daging kyuhyun wanita licik seperti jina akan nenghalalkan segala cara untuk egonya terpenuhi dia akan mmbuat min gi bnr” pergi dr hidup kyu

    Min gi jg bodoh knp madih mmprrtahankan rmh tgga dgn suami yg memiliki istri lagi itu berarti suami sdh tdk setia bkn min gi jgn hanya krn cinta kau reka disakiti sbg wanita hrs jauh lbih tegar dan berani cerai saja dr kyu cari kehidupanmu dan joon biarlah semua jdiin kenangan yg menyakitkan dr pada hrs melihat kebersamaan anatara suami dan istri barunya bkn krn nara tw perusahaan kyu maasih mencintai cinta pertamanya

  2. Kalaw saya jadi mingi nih suda saya tinggalin kyun tapi mingi bodoh juga nih kalaw bertahan pengen juga tau reaksi kyun kalaw di tinggal mingi…. Pengaggu nya luar biasa berbisa mengambil kesempatan dalam kesempitan pintar banget

  3. Kok mau ajah yah min gi ih kalo aku jijik ama kyuhyun , ngapain masih mau jadi istri nya secinta ** nya ama suami ghak bakalan mau 1 rumah ama istri kedua suami , aku bakalan ninggalin kyuhyun kl aku jadi min gi , ini mah min gi nya dibutakan oleh cinta , secara min gi masih muda bari punya anak 1 kenapa ghak ninggalin kyuhyun ajah dan mulai hidup baru , toh suami yg di cintai juga punya istri lagi , seterpuruk nya perusahaan seharusnya kyuhyun berfikir jernih , bukan nya langsung ngambil tindakan kya gitu , itu mah kyuhyun nya emang masih cinta ama jina kalo gitu , paling benci ama cwo yg punya istri dua

  4. haduhhh…. aku yang kaga tahan dengan keadaan mingi… greegett dengan kyuhyunn… kalaupun dia harus bertanggung jawab, tidak harius serumah kann???? ihhh kyu mau digetokk ini…..

    tp aku masih berharap nara itu bukan anak kandung kyuuuu…
    mingi pergi dehh… aku pengen liat kefrustasian kyuhyun kalau ditinggal.. -_-

  5. Gw masih sangsi klw Nara itu anak Kyuhyun.
    Secara itu cewekan,si Jina. Licik.
    Bisa aja dia mengubah hasil tes DNA’a.
    Dia akan menghalalkan segala cara untuk bisa mendapatkan Kyuhyun.
    Karna dia masih cinta mati sama Kyuhyun.

    Kyuhyun juga BODOH !!!
    Nolak bisa kali…
    Ngapain coba di ‘iya’ ka aja kemauan si Wanita Licik itu.
    Bener2 gak punya Malu dan Gak Punya Hati !!
    Kalau Manusia masih punya Hati dong !
    Setidaknya pikirkan Istri dan Anak’a.
    Udah kaya Wanita Jalang tuh si Jina..

    Min Gi juga,
    Ngapain sih bertahan sama Suami yg diam2 menikah dengan Wanita lain.
    Itu berarti Bukan Jodoh yg Baik buat kita.
    Dia udah berani berbuat kejam.
    Ngapain dipertahankan Rumah Tangga kya gitu.
    Mending Cerai. Dari pada nge-Batin..
    Sama aja Nyiksa diri..
    Cerai lebih baik.
    Dan Min Gi harus menghukum Kyuhyun dan Jina DENGAN CARA YG KEJAM.
    Biar tahu rasa tuh dua Manusia Durjana *sorry pemirsa saya terbawa emosi*

    Gw punya temen yg diselingkuhin sama Suami’a soal’a.
    Jd gw Baper baca’a.
    Rasa’a tuh pengen kasih Racun Sianida ke Cowo2 yg Doyan Selingkuh dan Nyakitin cewe

    Hadeuuhh,,,
    Gw sampe gemeter ini nulis komen.
    Saking keselnya sama si Jina.
    Kalau beneran ada tuh cewe,
    Gw cakar2 muka’a sape gak berbentuk.
    Kalau gak gw siram gula karamel panas.
    Biar nempel tub dimuka. *kalau air mah udah biasa* #kejam #bodoamat

    Ok lah maaf kan saya atas komen yg panjang ini 🙂

  6. Huh min gi psti skit rasany di duakan..apalgi nanti klo kamu tau jika nara adlh ank kndung kyuhyun…
    Och min gi shrusny u g jgn mau dimadu dan tggalin ja kyu ,biar dia mrsakan gmn skit htiny u…krna kurasa jina pasti akn merebut kyuhyun dri sisimu

  7. Jadi bener itu istri Dan anaknya Kyuhyun ya? Apapun Alasan nya seharusnya Kyuhyun bicara dulu sama Min Gi karena dia Khan istrinya. Klo menurut aku kyu salah disini, klo pun dengan menikahi jina bisa menyelamatkan perusahaan keluarga tapi kyu tetap mengkhianati kepercayaan Min Gi. Ga kebayang dech gimana perasaan nya Min Gi apalagi jina juga suka ma kyu, pasti dia juga menuntut perhatian yang sama Dari kyu.. ahhhh kasian min Gi Dan joon juga…

  8. Jina boong klo anknya nara bukn anknya tpi nmanya jg wnita yg licik pasti ubah cara appun supya hsilnya bsa positif 😒 min gi skitkan saat pulng k rumh suamimu bwa wnita lain n dy adlah istrinya jg hancur sudah hti seorng han min gi bner2 kejaam kyu emng gk ada cra gk ada orng lain gtu yg bsa bntu prushaanmu knpa hrus nikah dg jina sih .. Mingi cnta sih cnta tpi klo trus trsakiti apa akn ttp brtahan demi cnta klo aku sih ogaj mnding pergi cri laki2 lain yg setia pd stu istri 😓

  9. kyu benar2 brengsek mudah2an min gi baik2 saja. kalau min gii tidak sanggup lagi pergilah tinggalkan kyu dan jina bawa joon. apa benar nara itu anak kyu aku tidak yakin. semoga aja nara bukan anak kyu.

  10. pengen bunuh kyuhyun rasanya
    sakit hati kecewa marah dan terluka rasanya sulit buat diungkapkan
    dan sekarang han min gi dengan bodohnya menyakiti diri sendiri menerima kenyataan kyuhyun menikah lagi daa memiliki anak dari wanita lain

    wanita sebaik faa setegar mun gi hanya ada diff dunia nyata mah udah perang

  11. buset ganyangka kyu ampe segitunya poligami terang2an punya anak segala kalo jd mingi udh gue talak saat itunjuga
    udah gi pergi aja wkwk😂
    btw sejujurnya gapengen bgt deh kalo mingi nerima kyu sebegitu lapang dadanya ,gak logika aja wkwkwk #abaikan✌️

  12. jujur aja nih min gi saking cintanya sm lyu sampe” dy dng mudahnya d bodohi suaminya sendiri . shrsny dy marah atau bahkan minta cerai . knp mingi gk tanya nara itu anak siapa ? klo dy tau mungkin langsung minta crai . scra nara umury lbih tua dr anak mingi. gl tau deh min gi spertiy terlalu bodoh untuk memikirkan sgla sesuatu yg sdng terjd . hanya karna cinta dy dng mudahny d bodohi suaminya sendri . minimal min gi mrah bgt sm gyu, ngrasa jijik ke atau apa kek . kesannya ky min gi tuh terllu pasrah bgt d selingkuhin sm suaminy .

  13. jujur aja nih min gi saking cintanya sm lyu sampe” dy dng mudahnya d bodohi suaminya sendiri . shrsny dy marah atau bahkan minta cerai . knp mingi gk tanya nara itu anak siapa ? klo dy tau mungkin langsung minta crai . scra nara umury lbih tua dr anak mingi. gl tau deh min gi spertiy terlalu bodoh untuk memikirkan sgla sesuatu yg sdng terjd . hanya karna cinta dy dng mudahny d bodohi suaminya sendri . minimal min gi mrah bgt sm gyu, ngrasa jijik ke atau apa kek . kesannya ky min gi tuh terllu pasrah bgt d selingkuhin sm suaminy !!! min gi terllu sabar mungkin y

  14. Sumpah demi apapun han min gii jangan mau dimadu ma kyuhyun……ih jangan” jina bohong ma kyuhyun lo nara itu anaknya kyuhyun…..kan bisa aja surat hasil tes DNA nya itu palsu,biar kyuhyun mau nikahin jina…..

  15. gk tau deh di sini tuh siapa yg bodoh dan siapa yg d bodohi . ksian bgt min ginya . hrsnya min gi marah donk secra dy dng mjdahnya d bodohi sm suaminya sendri . hrsny min gi bsa marah ngrasa jijik kek k kyu . kesannya min gi tuh ky pasrah aja d selingkuhin . jng hanya karna cinta si min gi mau maunya aja d madu . ih klo eyke mah ogah deh mending cerai aja kli .

  16. buahaya bener ni kna hati…… rasanya nyeriiiiiiiiiiiiiiiiiii
    ga bisa ga nyeriiiiiiiiiiiiii … serasa aku yg jd min gi…… oh tuhan…. biarkan min gi ama joon pergi ninggalin kyu aja…… iar nyaho tu rasanya…….
    pengen meweeeeeeeeekkkkkkkkkkkkk

  17. Suer yg namanya membagi suami itivhal yg paling menyakitkan !!! Aaaaak kg kuat mau baca lanjutannya 😭😭😭 knp mesti pasrah si ah si min gi ! Huweeeee~ 😭 request cast cowok tambahan doooong ka harus lah pokoknya buat netralisir efek hurtnya.

  18. Klau aq jadi min gi udah mintak cerai aq, aq paling gak trima mananya dimadu. Mendingan cerai terus cari lagi. Paling benci ma cowok gak setia. kyuhyun bilangnya demi perusaham, itu mah alasan bulsit tau palingan cho hanya pengen kembali ke jina. NIch2 wanita yg punya harga diri n gk tahu malu udh thu laki udh punya bini tp masih dikejar2

  19. Yaampun kasian amat si mingi … hayooh kyu harus mulai bisa bersikap adil … tp apa emang bener nara itu anaknya kyu atau cuma akal2annya jina ajah yg emang kepengen dinikahin juga sama si kyu ?

  20. apa kyu sudah mulai goyah perasaan nya kasihan mingi di duakan seperti itu 😥
    ini lah kenapa nae ngak suka sama orang ke 3 selalu merusak hubungan orang aja
    next part ditunggu

  21. Udah denger kabar kyuhyun nikah lagi bikin mingi nyesek apa lagi tau kalau nara anak kyuhyun, bakal jadi apa ya pernilahan kyuhyun ma mingi

  22. Min Gi aku gak masalah walaupun Min Gi juga sakit hati dan menderita.
    Tapi kalau sampai Kyuhyun justru ada rasa sama Jina kasihan Min Gi.
    Tapi aku lebih kasihan sama Hee Joon nantinya. Walaupun dia anak laki laki dan belum paham tapi kalau Kyuhyun juga perhatian ke Nara bisa jadi Hee Joon sakit hati kaya tadi.
    Ditunģgu next chapter nya

  23. Ya ampun
    Q bacanya aja jd sakit hatiiiiii

    Alah kyuhyunnya mau punya istri dua
    Low dia mmng cm cinta ama minngi
    Dia ga bakalan kasih nafkah batin ke jina

    Sumpah q ga rela gyuhyun nikah lagi
    Q ga ikhlas dimadu
    Gaa sudi

  24. Sakit, bagai luka di taburin garam. Aku sangka Nara itu bukan anak Kyuhyun, ternyata faktanya mengejutkan. Demi apapun aku ga bakalan kuat jadi Min Gi.

  25. Itu benaran istri kedua kyuhyun dan mereka menikaha karena hubungan bisnis???
    Nanti kalau min gi tau nara anaknya kyuhyun gimana???
    Dan apa mungkin nara itu anaknya kyuhyun soalnya aku ragu sama si jina itu…

  26. Kyuhyun parah,sumpah….gak jaga perasaan min gi bnget bisa2nya mau tidur bareng jina 😖dimana hati dan perasaanmu cho,aigoo 😭😭😭
    Klau aku jadi min gi,udah aku tinggal pergi drpda kena tekanan batin lihat pemandangan yg bikin sakit mata 😭😭😭
    Next chap,hadirkan cast cow dong eonni 😁 biar kyuhyun ngerasain sakit hati istrinya dideketin cow lain 😂😂😂

  27. Demi apapun..Sakiiit…Au baca ini cerita bawaannya sakit..Emosi..Kaya dah gak mau lanjutin hidup aja klo jadi min gi..Berasa dah gak mau lagi menghadapi hari esok…Klo bisa waktu berhenti….Astaga..Astaga…Gini mah bawaannya dilema….Hati gak sanggup dan gak tega klo mau baca ini ff…Tapi klo gak dibaca..Mana tau lanjutannya..Penasaran gitu….Agghh~
    ini cerita mau dibawa kemana coba…Sulit banget pecaya klo kyuhyun bisa bahagiain 2 istri lahir batin dengan hidup bersama…Seikhlasnya cewek..Gue sebagai cewek blom bisa menerima…Sisi egois keluar..Rela berbagi apapun tapi Tidak buat suami sama anak…tidak sama sekali.Kyuhu iraqin bukan nabi..dan min gi bukan istei nabi…Hahahaha~

  28. duuhh Min Gi harusnya kamu minta talak(?) sama si Cho itu *eh tp ntar keenakan si Jina -,- berarti kamu harus tegas MinGi ,jangan biarkan istri muda berkuasa -,-
    itu beneran emangnya Nara anaknya Kyuhyun?
    greget juga ama sikap Kyuhyun yg gak jujur

  29. ampun kyu ceraiin min gi aja kalo gini caranya, nyesek banget sumpah. Aku baru liat judulnya aja hati udah nyesek banget kak, aku bener-bener berharap kalo nara itu bukan anak kandungnya kyuhyun kak ToT kasian min gi;;;;;; rasanya aku pengen mindahin min gi dari rumahnya kyuhyun..

  30. Skit bgt klw jdi mingi di madu Ama Kyuhyun,, smoga aja cerita nya gk terlalu berat, dtnggu next chap ny ya kk

  31. ya ampun sakit banget lihat han mi gi harus menderita,kenapa di sini han mi gi harus polos dan mengalah terus. duh apalagi nanti kalo han mi gi tau nara anak kandung nya kyuhyun duh pasti tambah sakit hati dan hancur tu perasaan han mi gi

  32. astagaa pasti sakit sekali han min gi . trus min gi belum tau kan kalo nara anak nya kyuhyun juga . kenapa ada orang ketiga di pernikahan mereka . hadehh

  33. nyesekkkk..
    huhuhu..
    keluar aja min gi dr rmh..
    udah ad joon dsampingmu..
    msh butuh apa lagii??
    Tuhan aja tak mo diduaenn, apalagii umatnya, mianne..
    bharap jina lbh dewasa lagii, bknnya ini pilihannmu untuk mninggalknnya dlu, knapa harus kmbalii..
    kmbalilah dg kputusanmu yg dlu..
    mgkn ak egoiss, tp ini jeritan dr posisi istri, wkwkwkwkk..

  34. astaga sedih bgt ih, mingi pasti lbh sakit pas tau kalo nara anak kyuhyun, kalo dia bkn wanita pertama yg ngelahrn anak kyu, sumpah netesin air mata, mingi minta cerai aja thor kshan dia T.T

  35. Sebenarnya tidak sanggup baca ff yang genrenya seperti ini tp penasaran juga sama ceritanya 😦 disini kyuhyun benar2 salah -_- entah alasan apapun itu tidak sepatutnya kyuhyun menikah lagi dan tanpa memberitahu min gi 😥 Hah nara anaknya kyu? apakah disini jina jd wanita antagonis? kenapa jahat sekali merusak rumah tangga orang lain >_< 😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s